Tangkap Sekitar


Sambil menantikan lampu berubah hijau, saya sempat mengabadikan seni topeng monyet, kolaborasi antara manusia dengan monyet. Menyajikan pertunjukan terbaik, berharap apresiasi penonton berupa rupiah….

doger monyet
di lampu merah buahbatu – lingkar selatan | Sumber foto: pribadi

Memelihara monyet penghibur harus dengan kasih sayang. Karena jika dilatih dengan kasar, monyet akan menjadi galak.
Dalam sehari, monyet diberi makan 3 kali. Makanannya mulai dari nasi hingga buah- buahan. Untuk penambah tenaga, monyet diberi susu dan minuman khusus.
Jenis monyet yang digunakan untuk pertunjukan topeng monyet lazimnya
adalah spesies Cebus Capucinus.( goodreads )
Desa Wates, Blitar, Jawa Timur. Desa ini dikenal sebagai produsen pertunjukan rakyat ini. Di desa yang berjarak sekitar 50 km dari kota Blitar ini, terdapat 40-50 orang yang bergelut menjual jasa TM.( tabloid nova )[]

About these ads

11 pemikiran pada “Tangkap Sekitar

  1. Suka bingung kalau nonton topeng monyet. Simpatik dengan orang apa monyetnya.
    Anyway, permainan yg dimainkan dari dulu koq tidak berubah, yg kurang kreatif orang apa monyetnya ya

    Suka

    • @hudaesce: di komplek tmpt saya tinggal sih hampir tiap pagi selalu diramaikan ‘doger monyet’ kalo urang sunda bilang….Mereka berkeliling hingga sore.

      Suka

  2. eta ngaprak nepi ka bubat si akang ngan hayang neangan doger nyemot hehehe….. just kidding kang urang bandung biasa sok banyol.

    Salam Haneut

    Suka

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s