Beranda > Musik > Drama Musikal LASKAR PELANGI Highlights

Drama Musikal LASKAR PELANGI Highlights

Drama Musikal LASKAR PELANGI Highlights

Oi – oi – oi – oi – oi – oi – oi

Memang sudah nasib menjadi kuli,

Oi – oi – oi – oi – oi – oi – oi

Slamanya menjadi kuli nasibmu takkan berubah …

“Hei mau kemana kau? Mau ke sekolah miring itu? Percuma! Buat apa sekolah? Akhirnya jadi kuli jua!”

Itulah sepenggal isi lirik, “Nasib tak Akan Berubah”, yang dipertontonkan saat press conference “Drama Musikal LASKAR PELANGI Highlights” di Bandung.

 

Saya yang turut menyaksikan larut dalam kekaguman seperti halnya orang lain. Memang lagu di atas penuh sindiran, Indonesia yang kaya akan sumber hasil bumi tetapi penduduknya tidak bisa bersekolah.

Melalui novel Laskar Pelangi, Andrea Hirata menceritakan kondisi seperti isi lirik lagu, “Nasib tak Akan Berubah”. Dengan menghadirkan 10 tokoh anak dari kalangan keluarga miskin yang berupaya menuntut ilmu di sebuah sekolah di Belitung yang sarananya serba terbatas. Ah, saya yakin pembaca lebih hafal kisah Laskar Pelangi ini, bukan?

Saat promosi “Drama Musikal LASKAR PELANGI Highlights” kemarin pun Jay Subiyakto yang memegang peran sebagai Production Designer. Jay turun tangan langsung merancang tata letak dan efek visual drama musikal ini.

Jay Subiyakto menegaskan bahwa pemandangan dunia pendidikan Indonesia memang sangat ironis. Di satu sisi Belitung menghasilkan sumber alam yang berlimpah tapi di sisi lain anak-anaknya untuk sekolah saja sangat susah. Dan harapannya khusus warga Bandung untuk terus menggali budaya lokal dan bisa mengemasnya menjadi segar dan keren.

Drama Musikal LASKAR PELANGI Highlights

Drama Musikal LASKAR PELANGI Highlights
Press Conference Drama Musikal LASKAR PELANGI Highlights [foto: ist.]

Ada yang mengejutkan dan sekaligus membuat saya senang dari press conference “Musikal LASKAR PELANGI Highlights” kemarin, yaitu kehadiran Dira Sugandi. Penyanyi yang sering berduet dengan banyak penyanyi sohor dunia inipun mengungkapkan kegembiraannya bisa bergabung dalam drama musikal Laskar Pelangi.

“Awalnya memang sempat deg-degan, karena menari dan akting merupakan pengalaman pertama buat saya. Tapi alhamdulillah, saya bersyukur dan beruntung sekali memiliki kreator yang sabar-sabar, dan asyik,” Ungkap Dira.

“Mereka memperlakukan saya dengan penuh keakraban. Tak ada senioritas di Laskar Pelangi. Sehingga saya merasa nyaman di sini,” tambahnya.

Dira juga berharap, semua yang datang untuk menyaksikan drama musikal Laskar Pelangi, nantinya turut merasakan kekeluargaan yang sudah dirasakan oleh Dira dan para pendukung drama musikal laskar pelangi lainnya.

Waktu ditanya tentang perbedaan “Drama Musikal LASKAR PELANGI Highlights” dengan film layar lebarnya, Toto menjawabnya memang berbeda.

“Tentu saja berbeda … Pertunjukan drama musikal tak saja menampilkan seni peran, tetapi terdapat seni musik juga seni tari. Hal ini menjadi tantangan bagi semua pemeran, sebab dituntut lebih banyak kemampuannya,” tegas Toto Arto.

Drama Musikal LASKAR PELANGI Highlights

Mewakili semua pendukung “Drama Musikal LASKAR PELANGI Highlights”, Toto Arto menyampaikan apresiasi secara khusus kepada pihak Ancol yang telah memberikan kesempatan kepada “Drama Musikal LASKAR PELANGI Highlights” bisa tampil di Dunia Fantasi mulai 24 Des 2011 hingga 07 Jan 2012.

Bandung pun takluput dari penilaian Toto, menurutnya Bandung adalah kota kreatif terbukti sebagian besar pendukung “Drama Musikal LASKAR PELANGI Highlights” berasal dari kota Bandung.

Promosi lain disampaikan oleh koreografer, Hartati. “Drama Musikal LASKAR PELANGI Highlights” akan tampil memikat, akan banyak penyesuaian gerak yang akan membuat suasana segar bagi penonton bahkan yang sudah pernah menyaksikan sebelumnya. Ditambah dengan hadirnya Erwin Gutawa yang bertindak sebagai penata musik.

Erwin Gutawa akan memimpin dan memastikan 55 pemain melantunkan suara dengan merdu selama pertunjukan drama musikal berlangsung.

“Drama Musikal LASKAR PELANGI Highlights” akan bertempat di Ramashinta Hall Dufan. Ini menjadi pertunjukan yang keempat di hadapan publik. Sebelumnya, 2010 (Desember), drama usikal ini tampil untuk kali pertama di Teater Jakarta – Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Lalu ada lagi pertunjukan yang kedua di tempat yang sama pada pertengahan 2011. Dan di bulan Oktober 2011 “Drama Musikal LASKAR PELANGI Highlights”, mengharumkan nama Indonesia saat sukses tampil di Esplenade, Singapura. Hingga akhirnya di penghujung 2011, mereka hadir kembali di Jakarta dan hanya di Dufan. [|]

Cara Pengunjung Menemukan Artikel Ini:
  • naskah drama musikal laskar pelangi (21)
  • musik dalam drama musikal laskar pelangi full (1)
  • naskah drama laskar pelangi (1)
  • naskah drama novel laskar pelangi (1)
adetruna.kerja@gmail.com
Saya admin blog ini - fyi, saya pedagang madu online. Tinggal di Soreang, driver 1k km Datsun Risers Expedition etape 2 Sulawesi, penyuka buah duren & nangka.
http://blog.kliksoreang.com

7 thoughts on “Drama Musikal LASKAR PELANGI Highlights

  1. waktu pertunjukkan sebelumnya banyak yang dari Jatim… dibela-belain naik kereta api…tapi gak bakalan nyesel lho…:)

      1. soal naik kereta itu cerita dari penonton MLP 1 dan 2 :). perjuangan penonton MLP 1 dan 2 lebih hebat, karena cari tiketnya lebih susah dan lebih mahal (krn jg versi full). susah beli langsung, walaupun dah ngantri dari pagi, belum tentu dapat tiket dengan harga yang cocok. jadi sayang banget kalau yg dah murah banget ini, dapat tiketnya gampang, kok dilewatkan. sementara org luar negeri bela2in ke Indonesia…… 🙂 FYI kalau punya debit BCA/BRI/mandiri bisa dapat discount 20%. bawa buktinya. tunjukkan di ticketing..itu pengalaman penonton MLP Higlights Dufan:).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: