Notasi Musik Teknologi 3D Printing bagi Tuna Netra

Gadget, Musik, Teknologi

Musik adalah bahasa universal tentunya bisa dinikmati semua orang – sebenarnya, taksaja menikmati namun juga memainkannya. Dan salah cara termudah memainkan sebuah komposisi musik adalah dengan melihat notasinya. Bagi pembaca yang memiliki penglihatan normal tentunya takkan menyoalkan hal ini, lalu bagaimana dengan mereka yang tuna netra?Semenjak seorang Perancis; Louis Braille memperkenalkan sebuah metode membaca bagi para tuna netra dengan membuat huruf timbul pada 1829, pada waktu itu kaum tuna netra disinyalir sudah mampu membaca notasi musik. Akan tetapi ada kendala pada Braille yang takbisa mencakup secara detil esensi dari notasi musik. Lantas bagaimana mengatasi keadaan ini?

Notasi Musik Teknologi 3D Printing bagi Tuna Netra

Kini telah hadir terobosan teknologi berupa mesin cetak (printer) 3D (3 dimensi) yang bermanfaat untuk memberikan solusi untuk para tuna netra yang ingin membaca notasi musik. Orang-orang dari jurusan teknik mesin Universitas Winconsin AS telah melakukan upaya ini. Menyitat laporan portal berita seputar gawai; Engadget menyebutkan, “Mereka (teknisi dari universitas tersebut di atas) mengembangkan sejumlah produk, termasuk notasi musik 3D bagi para tuna netra. Teknologi yang dimaksud adalah printer 3D dengan teknologi Selective Laser Sintering (SLS).”

Notasi musik yang dicetak sama persis dengan notasi musik pada umumnya, bukan versi yang berbeda seperti halnya Braille. Misalnya pada bagian arpeggio yang awalnya disederhanakan dalam versi Braille, sedangkan kini dicetak seperti aslinya sehingga mudah difahami oleh para tuna netra dan mereka pun bisa memainkan musik sama persis dengan para musisi dengan penglihatan normal. Engadget menambahkan, saat ini Universitas Winconsin masih dalam tahap menyempurnakan konsepnya dan akan terus dikembangkan.

Sumber: Jelajah Tekno (Kompas)

About adetruna.kerja@gmail.com

Saya admin blog ini - fyi, saya pedagang madu online. Tinggal di Soreang, driver 1k km Datsun Risers Expedition etape 2 Sulawesi, penyuka buah duren & nangka.

Monggo Komentar :)