Film Religi Indonesia Terbaru : Mencari Hilal

Alquran, Berbagi, Blog, coretan, islam, keluarga

Beruntung sekali berkesempatan menjadi penonton undangan film religi Indonesia terbaru Mencari Hilal. Sabtu pagi (11/7) saya bertolak dari Soreang menuju bioskop Cinema XXI di Bandung Indah Plaza dan duduk manis di kursi E sebelah Ida Tahmidah, #BloggerBDG yang juga diundang dalam menonton film baru yang menyasar segmen keluarga ini.

Mencari Hilal Film Religi 2015 untuk Keluarga saat Lebaran.
Mencari Hilal Film Religi 2015 untuk Keluarga saat Lebaran.

Hubungan antar sesama manusia di dalam aktifitas sehari-hari memang suka aneh; di lingkungan keluarga konflik tapi di luar malah bergaul dengan asyik. Contoh konflik keluarga, misalnya; Anak dengan anak, anak dengan ibu atau anak dengan ayah. Penyebab timbulnya konflik bisa bermacam-macam; karena menjalankan syariat islam itu penting, seorang ayah ingin anaknya berprinsip sama tapi si anak malah cari prinsip sendiri atau si anak jarang pulang terlalu sibuk dengan urusan pergaulannya di luar rumah – ini bisa juga membuat orangtua memendam rasa amarah sampai-sampai sang ayah menyimpan foto anaknya dalam laci sementara foto anggota keluarga lainnya masih terpasang di dinding – saking kesalnya …

Pemandangan kehidupan seperti di atas dituangkan oleh sutradara Ismail Basbeth dalam film bioskop terbaru Mencari Hilal yang digarap secara ‘keroyokan’ antara Mizan Productions, MVP Pictures, Studio Denny JA, Dapur Film, dan Argi Film.

Sang sutradara lewat Mencari Hilal mengajak penonton untuk memahami bahwa perbedaan sebagai pemicu konflik pada akhirnya bisa diselesaikan atas kesadaran manusianya itu sendiri. Seperti Mahmud (diperankan oleh Deddy Sutomo), sosok yang religius, memiliki watak yang pragmatis; kebenaran yang didasari oleh alquran harus disampaikan dengan jujur walaupun membuat orang lain menerimanya merasa pahit. Beberapa kali adegan dalam skena yang mempertontonkan Mahmud bicara dengan berlandaskan hukum dalam Alquran dan lawan bicaranya takpernah mau menerima hingga marah. Contohnya; di dalam berdagang tidak semata-mata cari untung tapi juga dalam rangka beribadah. Karena prinsip ini, pedagang lain berduyun-duyun menghampiri rumah mahmud dan dalam berdemo, pedagang lain meminta Mahmud agar tidak menjual barang dagangan dengan harga di bawah pedagan lain.

Atau yang sangat saya ingat, waktu adegan Mahmud dan Heli (diperankan oleh Oka Antara) tengah di dalam bis kota. Awalnya, Mahmud bertanya waktu sholat, tapi sudah 2 masjid kok oleh sopir hanya dilewati saja tidak mampiri dulu untuk melaksanakan sholat. Keadaan semakin genting waktu sopir minum air karena haus padahal sedang waktu puasa, Mahmud mulai berdakwah dengan kalimat apa adanya sesuai yang disebutkan dalam alquran sampai-sampai keluar kata-kata disiksa di dalam neraka. Sopir tidak terima dengan semua ucapan Mahmud, saking emosinya sopir memerintahkan kondektur untuk menurunkan kedua pasangan bapak dan Anak dari bis, “Sampeyan ini Tuhan apa? Suruh dia turun!” kesal sang sopir.

Itu sebagian adegan yang ditampilkan dalam Film Mencari Hilal. Dan rupanya, Hilal yang dicari oleh Mahmud menjadi dua makna, Mencari Hilal sebab Mahmud ingin mengenang masa lalu yang pernah kirab dengan berusaha mencapai puncak bukit guna membuktikan sendiri awal Idul Fitri lalu makna lainnya adalah Hilal selaku Anak yang selama ini dia benci akhirnya bisa ‘ditemukan’.

Ada banyak sekali contoh hablulminalloh hubungan manusia dengan Tuhannya dalam skena diwakili oleh Mahmud, dan hablulminanas, hubungan manusia dengan manusia dalam skena diwakili oleh Heli. Bapak dan anak ini pada akhirnya saling mengisi, Mahmud berperangai agamis seringkali ‘melupakan’ hubungan sesama manusia karena selalu membuat lawan bicara gerah atau merah kupingnya. Hilal saking piawai-nya bergaul di masyarakat, pandai berorganisasi, memiliki jiwa leadership yang baik malah menggiringnya kepada kehidupan agnostik.

Apa yang dimaksud dengan saling mengisi antara Mahmud dan Heli dalam film Mencari Hilal? Bukankah bapak dan anak ini saling benci? Ternyata di balik jiwa arogansinya, bisa-bisanya Heli takkuasa menahan tangis, lho?!

Itulah sedikit ulasan yang bisa saya suguhkan bagi Anda, banyak sekali skena yang menjadi bahan perenungan kita dalam Film Religi Indonesia Terbaru : Mencari Hilal yang juga cocok untuk ditonton sekeluarga pada lebaran 2015.

Inilah trailer resmi Mencari Hilal

Film Religi Indonesia Terbaru : Mencari Hilal:

Produksi : MVP Pictures, Studio Denny JA, Dapur Film, Argi Film, Mizan Productions

Produser Eksekutif : Denny JA, Haidar Bagir

Produser : Raam Punjabi, Hanung Bramantyo, Putut Widjanarko, dan Salman Aristo

Sutradara : Ismail Basbeth
Pemain : Deddy Sutomo, Toro Margens, Eryhrina Baskoro, Oka Antara

About adetruna.kerja@gmail.com

Saya admin blog ini - fyi, saya pedagang madu online. Tinggal di Soreang, driver 1k km Datsun Risers Expedition etape 2 Sulawesi, penyuka buah duren & nangka.

One thought on “Film Religi Indonesia Terbaru : Mencari Hilal

Monggo Komentar :)