Swafoto di Hari yang Fitri

Berbagi, Blog, islam, keluarga

Momentum idul fitri kali ini taklepas dari aktifitas Swafoto atau selfie/wefie. Selepas sholat ied seperti hari ini (Jumat, 17/7/2015), pemandangan selfie/wefie menghiasi kegembiraan menyambut hari raya Iedul Fitri 1436H.

Swafoto di Hari yang Fitri
Selain, maaf-maafan, saya melihat pula sukacita dari saudara-saudari warga pengajian. Berswafoto masih menjadi cara yang menyenangkan untuk dilakukan. Seperti ini misalnya …

image
Anak-anak muda nampak bergembira memanfaatkan momentum iedul fitri dengan berswafoto
image
Wefie masih menyenangkan bagi setiap orang (foto dok. Pribadi)

Hal lain yang menyenangkan merayakan hari kemenangan umat Islam seluruh dunia ini adalah berkumpul sekeluarga. Mulai dari anak, cucu, menantu, mertua berkumpul. Biasanya bagi-bagi rejeki, anak tertua memberi sebagian uangnya kepada kerabat yang lain. 

Kegembiraan di hari raya selalu dirindukan, karenanya berkumpul bersama di momentum hari raya laksana menemukan seonggok emas…

Dan yang takpernah luput dari benak setiap dari kita yang merayakan bila idul fitri tiba; menyantap ketupat lebaran.

Yang juga menjadi kebiasaan -paling tidak di keluarga besar kami – yaitu berfoto bersama. Kegembiraan yang menyelimuti semua orang ini jarang terjadi, mengingat masing-masing keluarga terpisah oleh domisili tinggal. Sehingga saat seperti ini momentum yang benar-benar kita rindukan.

image

image

image

Pembaca, tentunya Anda memiliki cerita seperti saya di atas dengan versi yang lebih seru, bukan?

Semoga momentum hari raya ini akan kita dapatkan pula di masa-masa yang akan datang, setidaknya di tahun depan insya Allah .. Amiin 🙂

About adetruna.kerja@gmail.com

Saya admin blog ini - fyi, saya pedagang madu online. Tinggal di Soreang, driver 1k km Datsun Risers Expedition etape 2 Sulawesi, penyuka buah duren & nangka.

Monggo Komentar :)