Desa Cipacing dan Desa Lamajang Memang XmartVillage!

Bandung, Teknologi

Beberapa waktu yang telah lewat, melalui program Internet Sehat dan Pelatihan Jurnalisme Warga bagi Siswa SMK hasil kerjasama RTIK Kab. Bandung dengan BAPAPSI sempat berkunjung ke Lamajang (BACA: Di Sini ­čśÇ). Dan Kemarin seperti diajak kembali untuk mengenang hal tersebut, saya diundang oleh PT XL Axiata Tbk untuk menyaksikan rangkaian acara XL XmartVillage 2.0 di Grha XL regional Bandung (26/11/2015).

Menampilkan hiburan seni sunda jaipong (agak sedikit kocak karena pesindennya orangnya asyik). Menariknya, grup seni Sunda ini merupakan kolaborasi dari dua desa yang notabene desa yang dikenal dengan XmartVillage; desa Cipacing dan desa Lamajang – suasana pun menjadi hangat. Selepas makan siang usai, acara pun dimulai. Satu per satu nara sumber mulai memasuki ruangan dan menempati tempat duduk. Dengan mengenakan iket semua nampak nyunda, sebut saja; Kepala Diskominfo Prov. Jabar H. Dudi Sudajat Abdurachim, MT, Ketua LPIK ITB, Prof. Dr. Suhono H. Supangkat, lalu ada juga Head of UNDP, Ade Swargo Mulyo, sedangkan dari pihak PT XL Axiata Tbk-nya sendiri diwakili oleh direktur Digital Service XL, Ongki Kurniawan.

Sesi Testimonial Desa Lamajang

Pada sesi testimonial desa Lamajang melalui kepala desanya menjelaskan bahwa, “Upaya XL lewat program CSR SmartVillage, kini desa kami semakin dikenal oleh masyarakat luas. Taksaja dalam negeri, orang luar negeripun mengenal desa kami. Untuk itu kami sangat berterimakasih sekali kepada XL,” ungkap Ade dengan nada bangga dan bahagia.

Desa lamajang mengalami perubahan yang cukup signifikan terutama di bidang ekonomi. Dalam testimoninya pula pak Ade menjelaskan tentang geliat masyarakat yang semakin hidup. Seperti adanya lonjakan kunjungan wisatawan sebanyak 340 turis yang datang ke desa yang ada di Kabupaten Bandung ini. Untuk itu, beberapa produksi barang dan jasa pun ditingkatkan seperti,cenderamata dan penginapan atau guest house.

“Pada hari Kamis yang akan datang (29/10) desa Lamajang akan kedatangan wisatawan sebanyak 340 turis. Semua ini dilakukan via internet.” ujar pak Ade yang hari ini sudah mahir menggunakan gawai khususnya alat komunikasi blackberry atau whatsapp.

Sesi Testimonial Desa Cipacing

Bedil angin (basa Sunda, artinya senapan angin) adalah hal pertama yang terlintas di benak saya saat menyebut nama Cipacing. Pada testimoni di acara kemarin dijelaskan bahwa, “Cipacing tidak hanya memiliki nama terkenal dengan senjata api saja. Bahkan di desa kami terdapat sebanyak 400 pengrajin berbagai cenderamata hasil kerajinan tangan.” Dan dengan digandeng oleh XL semua produk yang dihasilkan akan dipromosikan secara online dari Cipacing oleh Cipacing untuk Cipacing.


XL XmartVillage 2.0 menurut Direktur Digital Service XL, Ongki Kurniawan, “Sebuah bentuk sumbangsih dari XL untuk memajukan Indonesia yang direalisasikan lewat beberapa program tepat guna berbasis teknologi digital bagi masyarakat pedesaan.”

Desa Cipacing dan Desa Lamajang Memang XmartVillage!

Sementara itu, menurut H.Dudi Sudrajat Abdurahim, MT menjelaskan, “Di Bandung ada grup whatsapp RTIK, yang di dalamnya membahas kegiatan tentang pelatihan, sosialisasi internet sehat dan hal-hal yang berhubungan dengan teknologi internet yang memungkinkan bagi XL untuk berkolaborasi.”


Caption: Pak Dudi dari Diskominfo saat meresmikan XmartVillage 2.0 (26/11/2015)

Itulah sekilas reportase saat saya menghadiri XmartVillage 2.0 ~ Persembahan XL Memajukan Indonesia. Sekarang ini Desa Cipacing dan Desa Lamajang Memang XmartVillage! Semua ini memang salah satu dari agenda PT XL AxiataTbk yang ingin mengubah pola bisnis dari yang awalnya berbasis volume menjadi berbasis value. Dan -di kabupaten Bandung-masih banyak desa-desa terpencil yang bisa menjadi sasaran XL lewat program CSR-nya. Bahkan mereka nol besar dalam mengenal TIK, XL pasti berani menerima tantangan ini sehingga XL semakin bernilai lebih sebagai penyedia jasa layanan komunikasi dibandingkan yang lain, insya Allah … [|]

About adetruna.kerja@gmail.com

Saya admin blog ini - fyi, saya pedagang madu online. Tinggal di Soreang, driver 1k km Datsun Risers Expedition etape 2 Sulawesi, penyuka buah duren & nangka.

2 comments

Monggo Komentar :)