Pasang Saja My Blue Bird di Gawaimu :)

Bandung, Berbagi, Gadget, Informasi, Teknologi

Saya bisa dipastikan naik taksi kalau pas lagi berada di Bandara Husein Sastranegara. Biasanya sepulang terbang darimana gitu…. Seperti waktu kembali dari Bali saat mengikuti pelatihan menjadi Fasilitator Perpuseru beberapa waktu ke belakang.

Setiap menumpang transportasi umum serupa taksi, saya kerap melakukan pendekatan dengan sang sopir. Apalagi kalau pas menumpang taksi dengan sopir yang senang ngobrol dan ramah. Upaya pendekatan ini datang begitu saja, kok … Seriusan! Ujung-ujungnya saya meminta nomor handphone yang bisa saya hubungi. Pasalnya, setelah ngobrol ngalor-ngidul, eh pak sopir taksi rumahnya di Soreang dan mobil atau taksi yang dikendarainya selalu dibawa pulang. Iya, siapa tahu kalau saya harus pergi ke luar kota dan memerlukan angkutan umum taksi nggak akan menghubungi siapa-siapa lagi, betul?

Berbicara tentang taksi nih, lur… Belum lama ini saya menghadiri peluncuran sebuah aplikasi My Blue Bird. Sebuah inovasi yang dibesut oleh perusahaan taksi dengan reputasinya yang ciamik, PT Blue Bird Tbk. Seperti pepatah, “gayung bersambut” – di saat memerlukan sebuah sarana yang dapat memudahkan bagi saya khususnya dalam hal pelayanan angkutan umum taksi eh Taksi Blue Bird menjawabnya.

“Wah ini …” batin saya waktu kemarin (Rabu, 16/12) sambil duduk menyimak penjelasan seputar aplikasi tersebut di SakaBistro Cafe & Resto.

Direktur Blue Bird, Ir. Sigit Priawan Djokosoetono menjelaskan bahwa, “My Blue Bird merupakan sebuah aplikasi yang bisa dipasang di semua perangkat telepon seluler baik itu yang bersistem operasi Android, iOS, dan Blackberry.”

Menurut saya, ini bentuk peningkatan teknologi yang sudah dilakukan oleh pihak taksi Blue Bird dalam melayani pelanggannya atau mereka (Blue Bird Group) menyebutnya dengan penyempurnaan dari Blue Bird Taxi Mobile Reservation yang sudah dijalankan sejak 2011.

Di saat launching My Blue Bird kemarin, diperlihatkan pula simulasi tentang bagaimana penumpang taksi mendapatkan pelayanan dari Taksi yang sudah teruji baik kenyamanan dan keamanannya tersebut. Melalui aplikasi dengan kapasitas 3,4 megabyte ini setiap calon penumpang yang menghubungi Blue Bird akan menikmati kemudahan mendapatkan taksi yang dipesannya.

Penumpang yang memesan akan mengetahui keberadaan taksi yang dipesan, nomor taksi, serta identitas pengemudinya. Sampai dengan tulisan ini turun aplikasi My Blue Bird sudah masuk pada versi 2.1.008 dan bagi Anda pengguna Android harus sudah menggunakan versi 2.3 atau Gingerbread ke atas. Selain itu, penumpang yang memesan taksi yang memiliki motto, ANDAL (Aman, Nyaman, Mudah, dan Personalize) ini dapat mengetahui titik koordinat keberadaan taksi yang dipesannya lewat peta digital. Tentunya hal ini akan memudahkan bagi penumpang saat mengestimasi kedatangan taksi yang menjemputnya.

Call Driver serta Memilih Taksi yang Tersedia

Apakah cukup sampai dengan yang saya sebutkan di atas saja keistimewaan dari Taksi Blue Bird dengan aplikasi My Blue Bird-nya? Jawabannya, “tidak!” Karena masih ada dua hal yang takkalah menarik yang ditawarkan oleh Blue Bird dalam memanjakan pelanggannya, yaitu Call Driver dan Pemilihan Jenis Taksi.

Call Driver adalah fitur yang melengkapi aplikasi My Blue Bird. Penumpang taksi yang ingin mengkonfirmasi keberadaan armada yang dipesannya langsung berbicara dengan pengemudinya bisa langsung menghubungi tanpa harus lewat Call Center.

Satu lagi, penumpang memiliki selera yang berbeda-beda terhadap kendaraan yang dijadikan taksi oleh Blue Bird. Taksi Blue Bird sampai dengan hari ini selalu siap menyediakan jenis kendaraan dari mulai jenis sedan hingga MPV (Multi Purpose Vehicle) dengan kapasitas penumpang dan barang yang lebih besar.

Screenshot Aplikasi My Blue Bird Metro Bandung Raya
Screenshot Aplikasi My Blue Bird Metro Bandung Raya (ki-ka): Tampilan awal, menu utama, tampilan menjemput penumpang, peta keberadaan taksi.

Hadir di Wilayah Metro Bandung Raya

Pembaca, Taksi Blue Bird saat ini melayani pelanggan mereka dengan cakupan yang cukup luas, yaitu metro Bandung Raya. Dari portal Jabar Prov disebutkan, wilayah metropolitan Bandung Raya pada 2015 terdiri dari kota Bandung, kota Cimahi, kabupaten Bandung, kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang.

Peta Metro Bandung Raya
Peta Metro Bandung Raya

Wilayah Metropolitan Bandung Raya berdasarkan proyeksi tahun 2015 mencakup 61 kecamatan di Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang dengan jumlah penduduk sebesar 9,9 juta jiwa. (portal Jabar Prov)

Pasang Saja My Blue Bird di Gawaimu 🙂

Portal berita bisnis di Inggris, Business Insider menyebutkan bahwa, “Manusia lebih bahagia suasana hatinya saat menggunakan kendaraan umum dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi.”

Para peneliti di sana (Inggris) menganalisa selama 18 tahun kepada 18 ribu penumpang. Terdapat jawaban, bahwa sebagai orang yang membawa kendaraan pribadi saat menjalankan aktifitas sehari-hari, jamak yang merasakan cemas dengan berlebihan, gula darah ikut naik, kolesterol pun meningkat, bahkan terjadi penurunan kepuasan hidup.

Kalau gitu mah mending naik taksi Blue Bird aja, gimana? Saya sih sudah punya dua lembar credit voucher masing-masing senilai Rp.50.000,- tinggal gunakan aplikasi trus berangkat deh!

Terakhir, Anda Suka Menggunakan Jasa Angkutan Umum Taksi? Pasang Saja My Blue Bird di Gawaimu 🙂

—-

Rujukan:
metropolitan.jabarprov.go.id/sources/download/paper/6f79c-06-konsep-awal-pengembangan-metropolitan-bandung-raya_juni-2013_a22.pdf
techno.id/science/ternyata-naik-kendaraan-umum-bisa-buat-anda-lebih-bahagia-1503303.html

About adetruna.kerja@gmail.com

Saya admin blog ini - fyi, saya pedagang madu online. Tinggal di Soreang, driver 1k km Datsun Risers Expedition etape 2 Sulawesi, penyuka buah duren & nangka.

4 comments

Monggo Komentar :)