Terlambat Mengikuti Kelas Blogger bareng KUDO

Berbagi, Blog, Competition, ekonomi, Finansial, Gadget, Informasi, Teknologi

Berangkat menuju kantor perwakilan KUDO di Setiabudi disambil mengantar madu berbuah terlambat menghadiri sebuah pelatihan menulis a la blogger. Jadi selepas sholat Jumat, order pemesanan madu masuk ke kotak pesan singkat di ponsel pintar yang nomornya biasa saya bagikan untuk orang-orang yang ingin memesan produk yang saya tawarkan secara daring (dalamjaringan alias online). Nah, kejadian deh kemarin, di saat mau menghadiri Kelas Blogger.
SMS masuk dengan isi pesan, “Sekarang ya pak, mau dibawa ke Tasikmalaya.” Mendapati pesan seperti itu, saya tidak bisa untuk mendiamkan begitu saja. Melayani pelanggan dengan baik akan berbuah kebaikan pula, benar nggak?

Untung saja jalur pengantaran madu satu arah dengan lokasi tempat acara Kelas Blogger sehingga ketinggalan materi pelatihan pun tidak terlalu jauh. Tapi, saya sadar terlambat adalah terlambat, maafkan saya hehehe …

Ada Kang Arul menyambut saya persis di depan pintu kantor perwakilan KUDO Indonesia di Bandung, yaitu di jalan Setiabudi nomor 112. Salah memarkirkan motor menambah keterlambatan siang itu (Jumat, 18/12). Setelah fix memarkirkan tunggangan roda dua, isi absensi eh Kang Arul meminta saya untuk bergaya di depan meja registrasi waduuuh.

Saya akhirnya masuk kelas dan mengikuti jalannya Kelas Blogger dengan pemateri Syaifuddin Sayuti. Kali pertama bertemu dengan pak Udin (sapaan akrab beliau) pada saat sama-sama mengikuti pembentukan komunitas blogger laki atau KOBEL di bilangan Sarinah Thamrin beberapa waktu yang lewat. Di dalam penyampaiannya, seorang blogger harus mampu melakukan tulisan reportase dengan kaidah baku 5W + 1H.

Walaupun nampak hal ini berlaku bagi setiap jurnalis, akan tetapi blogger juga dituntut memahaminya dan mencoba dalam setiap tulisan yang dibuatnya, terutama tulisan yang sifatnya dibatasi oleh waktu. Terlambat sedikit saja tulisan akan dicap basi dan bisa-bisa membuat malu blogger itu sendiri.

Ada dua hal yang saya ingat dari apa yang dipaparkan oleh sosok bogger yang nampak sangat ke-bapak-an ini; ramah, suka mengajar dan berbagi. Seorang blogger yang hendak membuat sebuah tulisan dengan format reportase, mempunyai sisi pembeda dan ada keunikan dalam hal cara pandang (point of view).

“Saya punya pengalaman, ketika menghadiri undangan jamuan makan siang bersama presiden Jokowi di Istana Negara,” ujar Pak Udin di depan peserta Kelas Blogger bareng KUDO kemarin.

Ketika setiap orang akan bercerita hal yang sama pasca bertemu dengan pak Jokowi, Syaifuddin yang juga pernah menghabiskan waktunya dengan menuntut ilmu di Bandung ini berpikir, “Saya harus menulis dari sudut pandang yang berbeda, apa ya kira-kira?” ungkap pak Udin bercerita.

Alhasil artikel yang ditulis dengan sengaja dibuat unik dan memiliki diferensiasi ini pun dibaca dengan jumlah pembaca yang terbilang membludak.

Syaifuddin Sayuti tulisannya dibaca 4700 kali dikomentari 85 per Jumat 25 Desember 2015
Syaifuddin Sayuti tulisannya dibaca 4700 kali dikomentari 85 per Jumat 25 Desember 2015

Seusai Sesi Reportase a la Blogger dari Syaifuddin Sayuti, acara disusul oleh penyampaian dari Hendra Kwik yang mewakili KUDO untuk menjelaskan seputar product knowledge KUDO.

Dalam prolognya, Hendra menyempatkan untuk menjelaskan kalau dirinya adalah seorang lulusan dari ITB. Dan sebagai ice-breaking dirinya mengajak peserta Kelas Blogger Bareng KUDO untuk meneriakan yel-yel KUDO.

“Kalau saya teriak, ‘KUDO?!’ semua menjawab dengan,’Everyone Can Shop Online!’” ujar Hendra Kwik -Business Development KUDO INDONESIA mengajak kepada peserta kelas Blogger.

Tapi dasar Urang Sunda – diajak berbahasa Inggris susahnya minta ampun. Akhirnya yel-yel diganti dengan bahasa Sunda,”Sadayana tiasa Icalan!”

Intermezzo yang sangat mengesankan yang terjadi di Kelas Blogger bareng KUDO Kemarin.

“Saya pernah di Bandung untuk kuliah selama 4 tahun, jadi tidak asing lagi dengan suasana Bandung,” kata Hendra sambil mengembangkan senyumnya.

Hendra menjelaskan bahwa KUDO itu akronim dari Kios untuk Dodolan (jualan) – update: akronim KUDO = Kios untuk Dagang Online. Di dalam menjalankan bisnisnya, KUDO secara garis besar menyasar masyarakat yang belum melek IT.

Di sesi terakhir, tibalah Kang Arul mengisi pelatihan dengan materi Menulis untuk Blog. Sosok pria yang bicaranya terkesan blak-blakan ini ternyata berpredikat doktor dan magister. Hal ini ditunjukkannya pada saat menampilkan slide pembuka materinya, tertulis Dr Rulli Nasrullah, M.Si

Banyak hal dikupas oleh kang Arul secara tuntas pada hari yang mulai memasuki sore Jumat itu. Salah satunya, Kang Arul menyoal istilah Branding.

“Seorang blogger dituntut unik. Memiliki branding yang tidak dimiliki oleh blogger lain. Dengan begitu, ketika menulis ada sesuatu yang didapatkan oleh pembaca dari tulisannya,” papar blogger yang jebolan S3 Ilmu Komunikasi Universitas Gajah Mada yang sore itu mengenakan kemeja hitam yang membuatnya nampak well performed.

Terlambat Mengikuti Kelas Blogger bareng KUDO

Hendra-Kwik-dan-Kang-Arul-di-Kelas-Blogger-Bareng-KUDO
(foto Hendra Kwik :Sayuti Syafuddin/FotoKang Arul: Idah Tahmidah)

Kesimpulan dari Kelas Blogger bareng KUDO seminggu yang lalu (Jumat, 18/12),antara lain:

  • Jadilah blogger yang memiliki keunikan dengan memilih sudut pandang cerita yang berbeda, Kalau menuliskan sebuah reportase jangan ditunda-tunda agar tidak menjadi bumerang dengan dicap ‘berita basi’.
  • KUDO menjawab terhadap persoalan isu yang tengah hangat di masyarakat bahwa masih banyak masyarakat yang belum terbiasa berbelanja secara daring,
  • Peserta yang menghadiri kelas blogger diingatkan untuk tidak menjadi blogger yang biasa-biasa saja, bangunlah karakter yang unik sebagai seorang blogger sehingga memiliki ciri khas (branding),
  • Menulislah dengan semangat berbagi dan berikan sesuatu yang bermanfaat bagi pembaca agar tidak menjadi blogger remahan rengginang (lagi).

Itulah sekilas ulasan yang bisa saya uraikan saat memenuhi Kelas Blogger bareng Kudo di kantor Perwakilan KUDO Bandung. Tulisan ini dirilis Jumat pagi (25/12 ) sambil menunggu pihak KUDO yang akan datang untuk mensurvey rumah tempat kami tinggal pasca mendaftar menjadi agen KUDO minggu lalu. Mana yaaaa?

Oia Selamat hari natal bagi pembaca yang merayakannya 😀
#kelasblogger #kudobox

About adetruna.kerja@gmail.com

Saya admin blog ini - fyi, saya pedagang madu online. Tinggal di Soreang, driver 1k km Datsun Risers Expedition etape 2 Sulawesi, penyuka buah duren & nangka.

9 comments

Monggo Komentar :)