Menemani Si Kembar Eva & Evi Shooting Twin Hunt

Berbagi, Budaya

Artikel kali ini boleh dibilang sebuah #throwback -istilah Instagram untuk menunjukkan sebuah cerita yang kembali ke belakang. Namun, cerita Menemani Si Kembar Eva & Evi Shooting Twin Hunt ini nggak lama-lama banget sih, 3 minggu yang lalu …

Berangkat dari rumah si Kembar sekira pukul 8 pagi di bilangan jalan Tegallega (Kamis, 21/01). Takhanya saya dengan Eva dan Evi, kepergian kami pun semakin lengkap bersama dua orang kameramen; Kang Dede dan Kang Ivan.

Tambun, Bekasi Selatan merupakan tujuan utama kami. Sesampainya di rumah tempat anak kembar tinggal, saya pun langsung bisa melihat bagaimana cara Eva dan Evi menyusun skenario shooting Twin Hunt ini.

Dengan ditemani oleh dua orang kameramen, Eva dan Evi langsung mendiskusikan skenario berdasarkan brief yang sudah dipersiapkan. Dan dengan didampingi oleh sang ibu, dua anak kembar yang berhasil ‘diburu’ pun langsung diberikan arahan.

Mereka adalah Aghnia dan Azima, kedua anak kembar yang akan banyak disorot sepanjang proses shooting yang akan tayang di channel YouTube ini nampak malu-malu. Perlu ekstra hati-hati dalam mengambil hati supaya mau beraktifitas dengan kamera di depan atau di sekitar mereka.

Saya amati, Eva begitu antusias dalam memberikan arahan kepada si kembar. Secara pelan-pelan baik Aghnia atau Azima diberi pengertian dan diarahkan harus bagaimana tampil selama proses shooting Twin Hunt berlangsung.

Saya sendiri akhirnya menarik kesimpulan dan mengambil pembelajaran;

  • Pentingnya menanamkan rasa percaya diri bagi┬áanak sejak dini. Serta
  • Bagaimana anak bisa mengerti dengan keinginan kita saat diarahkan ternyata takmudah namun kita harus tetap sabar dan telaten.
  • Orangtua perlu memperkaya diri mereka dengan kiat-kiat agar si anak cepat tanggap memenuhi keinginan ayah atau ibunya.

Sebenarnya, banyak hikmah yang bisa saya petik dari perjalanan Menemani Si Kembar Eva & Evi Shooting Twin Hunt ini. Bila diperinci akan sangat panjang. Sebaiknya kita tunggu saja hasil akhir dari taping serta shooting yang tengah mereka persiapkan untuk ditayangkan di kanal YouTube mereka. Mereka garap proses ini dengan serius dan dengan target hasil profesional tidak main-main. Penasaran, kan? Saya sih penasaran!

Terakhir, acungan jempol buat si Kembar Eva dan Evi, mereka berdua mampu menyalurkan passion mereka tanpa harus berharap atau mencari┬ádari atau ke pihak luar. Mereka membuat ‘tempat bermain’ sendiri di samping menyalurkan hobi (tampil depan kamera) mereka pun menghasilkan karya.

Apa itu Twin Hunt? Sebuah tayangan video series tentang anak-anak kembar di youtube channel Komunitas Twivers. Twin Hunt mengetengahkan seputar persepsi baru terhadap anak kembar, bagaimana anak kembar bisa menginspirasi satu sama lain.

Semua bahagia takhanya di awal tetapi hingga akhir pun tetap semua bahagia

“Semua bahagia takhanya di awal tetapi hingga akhir pun tetap … Semua bahagia.” ~ Adetruna (Soreang dini hari)

Individualisme:

  • sabili eva dan evi (1)

About adetruna.kerja@gmail.com

Saya admin blog ini - fyi, saya pedagang madu online. Tinggal di Soreang, driver 1k km Datsun Risers Expedition etape 2 Sulawesi, penyuka buah duren & nangka.

6 comments

Monggo Komentar :)