Mengenal Arti Tuala

Berbagi

Sebelum diuraikan tentang Sejarah Handuk berikut ini akan coba sedikit dibahas tentang Mengenal Arti Tuala.

Tuala adalah kata benda yang berarti Handuk. Kata ini merupakan serapan dari bahasa Portugis yang penulisannya, “Toalha” yang dalam bahasa Inggris menjadi “Towel” yang dalam bahasa Indonesia berarti handuk.

Sejarah Handuk

Handuk adalah selembar kain yang mampu menyerap cairan atau permukaan basah – karena itulah fungsinya sebagai alat untuk mengeringkan atau mengelap sehingga kering. Kata handuk ini berasal dari bahasa Belanda, yaitu; handdoek.

Ada banyak versi tentang sejarah handuk tetapi ada salah satu versi yang populer dari informasi dengan sumber mesin pencarian Google tentang sejarahnya.

Handuk sudah dikenal sejak abad ke-19 di daratan Eropa, yang umumnya pada saat itu orang mengeringkan badan dengan cara berjemur, mengangin-anginkan badan atau menggunakan sepotong kain semacam sapu tangan.

Lalu muncul handuk yang digunakan oleh sebagian kalangan saat mengeringkan badan usai mandi. Kenapa hanya kalangan tertentu sih yang memakai kain sebagai handuk untuk mengeringkan badan?

Jawabannya sangat masuk akal, pasalnya saat itu penggunaan kain hanya bisa dilakukan oleh kalangan atas sebab harganya yang mahal. Hal ini menjadikan kain adalah barang yang mewah.

Beberapa dekade kemudian lebih tepatnya pada 1841, di Perancis diproduksi handuk dengan menggunakan bahan kain sutra dengan menggunakan mesin pintal. Lalu 10 tahun kemudian (1851), seseorang bernama Samuel Holt melakukan inovasi dengan memproduksi handuk berbahan katun.

Yang membuat handuk katun buatan Samuel Holt menjadi terkenal adalah saat dirinya melakukan pameran di Crystal Palace, London. Ratu kerajaan Inggris, Victoria memberikan penghargaan kepada Holt dan memesan sebanyak 72 (6 lusin) potong handuk katun buatannya untuk digunakan di istana.

12 tahun kemudian (1863), Samuel Holt pindah kewarganegaraan dengan menjadi warga Amerika Serikat. Dan mulailah ia membangun sebuah pabrik produksi handuk katun di Peterson, New Jersey.

Sebelum hari ini banyak sekali handuk dengan beragam warna, pada 1925 adalah awal di mana handuk menyebar luas dan menjadi barang yang taklagi mahal dan mewah.

Takjarang orang kaya saat itu melakukan inovasi agar handuknya tetap ekslusif dan mewah dengan cara memberi nama pribadi pada handuk miliknya.

Handuk Escort 100% Katun By Lenuta Rumah Bisnis Soreang
Handuk Escort 100% Katun By Lenuta Rumah Bisnis Soreang (dok. pri)

Dan orang yang mengambil ini sebagai peluang usaha adalah Milton Weigler asal New York. Dirinya menerima jasa produksi handuk dengan nama pemiliknya dengan teknologi monogram (memberi motif pada handuk) dan berhasil menyebar ke seluruh dunia.

***

Dan hari ini, handuk berbahan 100% katun bisa didapatkan dengan mudah. Anda cukup meluangkan waktu berkunjung ke e-commerce saat online. Salah satu e-commerce terkemuka yang bisa Anda kunjungi adalah BUKALAPAK.

Di Bukalapak Anda bisa mendapatkan Handuk Escort 100% Katun by LENUTA. Melansir informasi produk yang terdapat di sana, disebutkan, bahwa:

  • Handuk Escort 100% Katun By LENUTA merupakan produk yang sepabrik dengan handuk brand Shella.
  • Handuk Escort 100% Katun By LENUTA ini sangat lembut serta elegan yang tersedia dengan berbagai varian warna & motif.
  • Handuk Escort 100% Katun By LENUTA menjamin kenyamanan &kelembutan saat bersentuhan dengan kulit.
  • Ukuran Handuk Escort 100% Katun By LENUTA = 70 x 135 cm, cocok bagi penggunaan sehari-hari untuk orang dewasa.
  • Fungsi penyerapan air dari Handuk Escort 100% Katun By LENUTA sangat baik dengan kecepatan penyerapan kurang dari 5 detik.

Anda berminat dengan Handuk Escort 100% Katun By Lenuta Rumah Bisnis Soreang? Silakan hubungi: 089627528881 (WA/SMS).

Monggo Komentar :)