Tertawan Semalam di Hotel Maxone

Bandung, Berbagi

Setelah menghabiskan waktu sore hingga malam (menjelang isya’) di Teras Cikapundung, saya pun pamit lebih dulu dibandingkan teman-teman yang menjadi talent sebuah produksi film pendek (dokumenter). Namun setelah saya tanya kemana mobil xenia hitam? Saya mau mengambil barang-barang yang saya simpan di jok bagian belakang – ternyata mobil sedang menjemput salah seorang kru ke bandara Husein Sastranagara. Dan mobil tersebut akan langsung menuju Hotel Maxone Bandung.

menginap di kamar 511 hotel Maxone Bandung

Akhirnya saya mengurungkan niat pulang ke rumah dan mengubah rencana dengan merapatkan diri ke hotel Maxone di bilangan jalan Soekarno Hatta Bandung. Diselingi dengan makan malam pecel lele di bilangan jalan Suci, saya akhirnya sampai juga di hotel.

Nah, di sinilah awal cerita Tertawan Semalam di Hotel Maxone. Karena mobil yang membawa barang saya nggak datang-datang, akhirnya saya ditawari untuk check-in oleh Kang Putra dari pihak production house. Siapa yang mampu menolak? 😀

Singkat cerita malam pun tiba, dan saya pun dapat kamar 511. Memasuki kamar tidak sempat memotret suasana ruangan yang belum tersentuh, tanya kenapa? Karena ponsel metong dan powerbank en perkabelan ada di tas. Tasnya di mana? Yups! Di dalam mobil …

Ya udah deh …

Mandi Shower dengan Air Panas Sembuhkan Rasa Lelah dan Demam

Sebenarnya, saya sudah mengeluh agak meriang dan pilek sejak di Lembang. Tapi karena ini adalah kegiatan yang penting bagi saya, saya porsir aja, gakdiambil pusing. Pernah seorang kawan bercerita di sela-sela break, bahwa kalau masuk kamar hotel, sebelum tidur sempatkan barang 15 menit untuk berendam di bak mandi (Bathtub) Akhirnya saya coba mengikuti cerita kawan saya itu.

Tapi begitu masuk kamar mandi, kamar 511 tidak ada bathtub, yang ada hanya shower, closet duduk dan wastafel. Saya pun memutuskan untuk mandi air panas dengan diguyur saja. Shower pun mulai saya pergunakan dan tidak sampai 15 menit saya pun mengeringkan badan. Setelah solat Isya’ saya merebahkan diri untuk tidur.

Pukul setengah 5 pagi saya sudah menelepon teman sebelah kamar – saya perlu mengambil kabel charger, pinjam lebih tepatnya. Setelah handphone terisi, barulah saya mengambil beberapa video serta foto kamar 511 ini. Eh, Benar juga …. Saya bangun dengan badan yang lumayan segar dan pilek pun hilang. Alhamdulillah …

Di pagi harinya saya sempat sarapan pagi (breakfast), waktu itu saya sarapan nasi putih plus nasi goreng. Sengaja saya campur aja, lauknya saya pesan egg omelete plus minumnya jus jeruk. Usai sarapan, sekira jam setengah delapan – saya check out.

Kalau sudah rejeki emang nggak akan kemana ya? Iya sih saya agak kelimpungan dengan terpisahnya saya dengan barang-barang yang saya bawa oleh ‘ulah’ sopir yang membawa mobil. Namun, hikmahnya, saya bisa bermalam di sebuah hotel di kawasan Bandung timur

Itulah sedikit cerita tentang pengalaman Tertawan Semalam di Hotel Maxone. Semoga Anda suka 😀 [w1/11_per]


hiasan dinding a la hotel Maxone di atas tempat tidur kamar 511
hiasan dinding a la hotel Maxone di atas tempat tidur kamar 511 [dok. pri]
hiasan dinding dan TV di depan tempat tidur hotel maxone kamar 511
hiasan dinding dan TV di depan tempat tidur hotel maxone kamar 511 [dok. pri]
Sajian standar untuk tamu hotel di kamar 511 hotel Maxone Bandung
Sajian standar untuk tamu hotel di kamar 511 hotel Maxone Bandung [dok. pri]
Kamar Mandi kamar 511 hotel Maxone Bandung
Kamar Mandi kamar 511 hotel Maxone Bandung [dok. pri]

Nampang di depan resto Eatboss di Lobby hotel Maxone Bandung
Nampang di depan resto Eatboss di Lobby hotel Maxone Bandung [dok. pri]
Penasaran dengan Hotel Maxone Bandung? Sila Anda kunjungi portal resmi mereka di sini.

About adetruna.kerja@gmail.com

Saya admin blog ini - fyi, saya pedagang madu online. Tinggal di Soreang, driver 1k km Datsun Risers Expedition etape 2 Sulawesi, penyuka buah duren & nangka.

Monggo Komentar :)