humble sekali…

Itu barangkali kata yang tepat saya berikan pada teman saya ini. Dia itu ya, kalo kita diam aja, tak makan waktu yang lama akan bertanya, “ada apa,bro?” trus dilanjutkan, “kalo ada apa2 cerita dooong?!”

Atau malah dia yang curhat… saya sih hanya menyimak saja. Terkadang cerita aktifitas perkuliahannya sampai keinginannya untuk punya pasangan gébétan. Ya, saya sebut begitu, karena selama bercerita tersirat “ingin punya pasangan” bukan belum “ingin segera menikah” Kata dia sih, “Saya memikirkan rencana yang lain, biar itu dia saja yang memikirkan”

Terakhir2 disinyalir keinginannya punya gébétan — peribahasa mengatakan “Gayung bersambut” sehingga ada kata ganti ‘dia’ — ini berarti target yang selama ini diincar menerimanya sebagai kekasih. So sweet…

Itulah buah dari sikap humble-nya..




BACA JUGA:

5 Thoughts to “humble sekali…”

  1. bebeioke

    Wow … wow … siapa dia …???

    Semoga apa yang diinginkannya tercapai, terbaik, terindah, membahagiakan dunya aherat … salut!!

    1. eh ada beina….ituuu temanku.

      nanti saya sampaikan doanya, makasih…

  2. Hm….

    Saya sedang belajar seperti itu..humble 😀
    Tapi saya mah bawel pisan Om….
    Heheheheh

    1. @Pendar Bintang:humble bukan berarti tidak bawel lho? 😆

  3. […] saya menulis layaknya buku diary… Dan sebagai catatan pertama saya memiliki artikel berjudul, “Humble Sekali” dibuat waktu itu, akhir September […]

Leave a Comment