Bicara Mimpi dan Acer Switch Alpha 12 #SwitchableMe

Saya sekeluarga saat mengisi akhir pekan ke Lembang belum lama ini #SwitchableMe

“So many of our dreams at first seem impossible, then they seem improbable, 

and then, when we summon the will, they soon become inevitable.” ~ Christopher Reeve

Bila saya kilas balik ke tahun 2010-an — saya suka mesam-mesem sendiri. Inilah masa dimana saya benar-benar akrab dengan komputer dan teknologi internet.

Waktu itu, perusahaan tempat saya bekerja, memberikan keleluasaan bagi karyawannya untuk memanfaatkan akses internet dari jam masuk kerja hingga jam pulang kerja.

Dari sini pula awal bagi saya lebih intensif dan terbiasa menggunakan sosial media, seperti Facebook dan Twitter. Dan memang hanya Facebook dan Twitter sih yang sering saya pakai selama saya bekerja waktu itu.

Bebasnya memanfaatkan koneksi internet yang sudah diberikan inipun membuat saya kepikiran untuk mempergunakannya dengan lebih maksimal.

“Dari pagi hingga petang saya bebas mengakses internet, saya harus memaksimalkannya!” pekik saya dalam batin kala itu.

Akhirnya, saya mencoba untuk jualan online dengan buku-buku dan alquran yang diterbitkan oleh kantor sebagai produk atau barang dagangannya. Bahkan hingga detik ini aktifitas bisnis online lah yang menjadi bisnis utama saya. Menyenangkan? Eits, tunggu dulu …

Empat tahun kemudian, perusahaan tempat saya bekerja mengalami kerugian finansial dan harus melakukan perampingan jumlah pekerja (downsizing). Kondisi berdampak pada diri saya, dengan masuknya nama saya dalam daftar orang yang kena PHK. Saya mau nggak mau harus ‘menelan pil pahit’, saya di-PHK.

Sejak saat itu kehidupan atau aktifitas rutin saya mengalami transisi, saya bingung entah harus berbuat apa? Pasalnya, saya sudah terbiasa dengan pergi pagi – pulang petang setiap hari dari Senin ke Jumat, membelah kemacetan di perjalanan. Karena macet adalah ‘sarapan pagi’ setiap pergi bekerja bagi saya. Begitu terus-menerus selama 5 tahun (2010 hingga 26 Juli 2014). Saya kehilangan kegiatan rutin sebagai karyawan termasuk penghasilan alias gaji bulanan.

macet bagi adetruna adalah sarapan pagi setiap pergi bekerja (dulu, 2010 hingga 2014)

Di awal-awal perubahan kebiasaan tersebut takjarang memunculkan konflik dalam rumah tangga. Betapa tidak, istri yang sudah memiliki mindset; suami kerja setiap hari, lalu menerima gaji di akhir bulan. Sebagai ibu rumah tangga, Risya begitu piawai mengatur alokasi uang gajian agar bisa mencukupi kebutuhan setiap bulannya. Tiba-tiba saja harus menghadapi situasi ketidakmenentuan penghasilan untuk menghidupi rumah tangga kami.

Setiap hari kami harus memutar otak bagaimana caranya hari ini bisa menghasilkan uang? Ada anak-anak yang masih kecil yang bersekolah. Waktu itu si Sulung, Salma duduk di bangku sekolah dasar sedangkan si bungsu, Nadya masih sekolah di taman kanak-kanak. Listrik, PDAM, iuran wajib kebersihan dan keamanan warga, dan lain-lain. Benar-benar kembali ke titik nol! Dan saya kalut lut … lut … lut!

Potret lama; Risya, Salma dan Nadya
Potret lama; Risya, Salma dan Nadya [dok. pri]
Di tengah kekalutan tersebut saya mencoba untuk tetap berjejaring. Saya sempatkan untuk membuka Facebook, membuka Twitter termasuk berusaha aktif nge-blog.

Saat awal-awal ngeblog, niat saya benar-benar ingin mengasah kemampuan saya dalam menulis, namun yang terjadi justru sebaliknya … Pasca pemutusan hubungan kerja, semakin menggiring saya untuk berusaha bagaimana caranya menjadikan internet sebagai sumber penghasilan. Ya itulah bentuk ekspresi kepanikan saya saat itu.

Semua hal bisnis dalam jaringan (online) yang berbau monetize sebisa mungkin saya berusaha jalankan. Sampai pada akhirnya, saya menemukan formulasi dari bisnis online yang hari ini perubahannya sangat dinamis dari waktu ke waktu.

Sejak saat itu (pasca PHK) saya mulai memasarkan produk yang dikemas semenarik mungkin menjadi sebuah artikel. Sebelum hari ini ramai dengan adanya artikel review, saya sudah memulai cara seperti ini sejak pertengahan 2014. Tidak berhenti sampai di sana, tentunya produk dalam artikel tersebut harus bisa dibaca banyak orang. Saya pun mulai menerapkan kaidah SEO dalam artikel. Pasalnya, artikel yang baik saja tidak cukup tapi harus juga diindeks oleh mesin pencarian semisal Google atau Bing. Sebab ada ungkapan yang menyebutkan bahwa content is king but SEO is Queen.

adetruna mampu switch laksana Acer Switch Alpha 12

Bicara Mimpi dan Acer Switch Alpha 12 #SwitchableMe

Kita balik lagi ke topik inti …

Alhamdulillah … Taklama dari diberhentikan oleh perusahaan, saya malah merasakan banyak hal yang di luar perkiraan. Tiba-tiba, banyak sekali hal yang saya bisa lakukan dengan jenis pekerjaan yang berbeda-beda. Saya mengalami pengalaman yang beragam bahkan dengan bidang yang berganti-ganti.

Waktu itu tanggal 6 bulan Oktober 2014. Awal kisahnya bermula dari undangan seorang teman dengan menjadi fasilitator bidang UKM. Tepatnya, saya ditawari untuk menjadi Fasilitator UMKM mewakili Kabupaten Bandung. Undangan yang mengharuskan saya untuk pergi ke Pontianak lewat jalur udara ini benar-benar membuat saya tertegun. Tahu kenapa? Sebab inilah pertama kalinya saya merasakan naik pesawat terbang! Bisa Anda bayangkan sensasi orang yang mengalami pengalaman pertama – apapun 🙂

Usai dari Pontianak hanya berselang sehari saja, saya harus bertolak ke Bali. Ini pun tugas yang mirip namun bedanya di Bali saya digembleng untuk menjadi Fasilitator Perpuseru atau Perpustakaan Seru – sebuah program CSR yang dimiliki oleh Coca Cola Foundation Indonesia. Tugasnya mempertemukan pemangku kebijakan dengan masyarakat dan menggalakan gerakan literasi; menjadikan perpustakaan desa sebagai pusat kegiatan masyarakat yang berkesinambungan berbasis Teknologi, Informasi dan Komunikasi.

Tidak disangka, perjalanan hidup saya yang baru ini membawa saya pada banyak hal positif termasuk pergaulan. Saat di Bali saya menemukan banyak sekali teman baru dari berbagai kota dan dari berbagai provinsi yang hingga detik inipun masih saling sapa, walau sebatas tanya kabar.

Perpuseru menambah teman-teman.

Taklama setelah disibukkan dengan kegiatan pergi ke luar pulau Jawa dan Bali saya dipertemukan dengan seorang pejabat dari Dinas Kabupaten Bandung. Saya ditawari untuk mendampingi kegiatan Internet Sehat ke sekolah-sekolah. Di sinilah saya mengenal dan menjadi Relawan TIK kabupaten Bandung.

Mendampingi Pelaku UKM di Kabupaten Bandung
Swafoto bersama pelaku UKM Kabupaten Bandung (dok. pri)
Saat acara Mingle The People (berbaur bersama) warga Enrekang.
Saat acara Mingle The People (berbaur bersama) warga Enrekang. Bagian dari Datsun Risers Exedition 2015. Kebetulan waktu itu saya bermain dengan anak-anak SD di sana saat mau menuju Mamuju. [foto: Ali Muakhir]

Bicara Mimpi dan Acer Switch Alpha 12 #SwitchableMe

Saya berani menyimpulkan mengenai kehidupan saya ini takubahnya Acer Switch Alpha 12 yang mampu beradaptasi, berubah menyesuaikan kondisi (Switchable). Bagi Anda yang baru mengenal Acer Switch Alpha 12 – berikut ini uraiannya …

Acer Switch Alpha 12 merupakan notebook hybrid atau 2 in 1 dengan tingkat fleksibilitas yang mumpuni guna mendukung setiap aktivitas penggunanya. Anda akan tertantang untuk melahirkan ide dan kreatifitas saat mengoperasikannya. Penasaran dengan unit terbaru dari Acer Indonesia ini? Yuk kita coba ulas lebih rinci!

Mulai dari keunikannya dulu deh ya…

Unit ini fanless, lho … Alias Nirkipas. Walaupun tanpa kipas pendingin, Anda takperlu kuatir dengan persoalan over heating. Kok bisa, ya? Bisa, karena Acer Switch Alpha 12 ini mengganti peran kipas dengan LiquidLoop – yaitu cairan pendingan yang menjaga suhu sistem serta komponen di dalamnya tetap stabil. Keren ya?

kickstand Acer Switch Alpha 12
Inilah Notebook 2 in 1 (hybrid) yang powerful dan tanpa kipas: Acer Switch Alpha 12 [foto: Acer Indonesia]

Saya tidak sedang mengabari Anda artikel yang omong kosong, pasalnya saya sudah memiliki dan merasa puas dengan kemampuan notebook Acer. Meskipun bukan Acer Switch Alpha 12 melainkan Acer One 10 terbaru. Dan banyak kemiripan antara kedua unit ini.

Nih buktinya …

Notebook Acer One 10 yang elegan
Acer One 10 saya inipun fleksibel; ya notebook ya tablet persis seperti Acer Switch Alpha 12, ciamik! [dok. pri]
Dan ini tampilan dengan mode tent …

Saat diberdirikan menjadi model tenda
Acer One 10 terbaru saat saya coba berdirikan seperti bentuk tenda. Fleksibel banget! [dok. pri]
Balik lagi ke Acer Switch Alpha 12, unit yang dibanderol dengan harga 13,7 juta type i5 dan 19 juta untuk tipe i7 ini didesain dengan model yang slim. Tentunya bentuk tubuh yang ramping menjadikan berat unit ini menjadi ringan – taklebih dari 1,25 kilogram. Nampaknya, Acer Indonesia cukup piawai memahami keinginan pengguna agar bisa menjalani aktifitas dengan leluasa saat bergerak.

Acer Switch Alpha 12 ini pun dirancang guna memenuhi selera penggunanya yang penuh keunikan. Modelnya yang fleksibel; bisa sebagai notebook dan bisa juga sebagai tablet. Saya sih yakin, Anda akan lebih percaya diri saat membawanya.

Acer Switch Alpha 12 memang Fleksible
Acer Switch Alpha 12 memang Fleksible! [foto: Acer Indonesia]
Keunikan lain yang menyita perhatian saya dari penampilan Acer Switch Alpha 12 yaitu adanya kickstand. Kaki penyangga pada unit ini memberikan keleluasaan pada penggunanya saat tablet diberdirikan. Bahkan kakinya ini mampu diputar hingga 165°, sehingga bebas menentukan angle ketika ingin melihat layar monitor dengan tetap nyaman dan jelas.

Dari portal Acer Indonesia disebutkan, bahwa ada banyak nilai tambah dari produk Acer Switch Alpha 12, seperti:

  • Keyboard Docking, taksekadar didesain dengan penampilannya yang menarik – keyboard docking bisa sebagai pelindung layar (screen protection). Dan papan tuts dari unit Acer ini didesain dengan agar bisa digunakan meskipun ruang minim cahaya bahkan gelap. Pasalnya, selain dirancang tipis, keyboard-nya diberi lampu backlit serta dibungkus slave yang elegan.
Acer Switch Alpha 12 dengan lampu backlit
Acer Switch Alpha 12 dengan lampu backlit [foto: Acer Indonesia]
  • Powerful, menyoal hal ini -seperti sudah saya sebutkan di atas, Acer Switch Alpha 12 sudah dibekali dengan prosesor Intel Core i Series generasi keenam. Sementara kita tahu, prosesor seri terbaru ini tingkatannya di atas prosesor Intel Core M dan mampu meproses pekerjaan dengan sangat kencang namun hemat energi.
  • Port USB Type-C dengan USB 3.1 gen 1, komponen-komponen pada panel sisi kanannya pun tidak kalah menarik. Dengan dipasangi port tersebut, penggunanya bisa melakukan transfer data dengan kecepatan maksimum hingga 5 Gbps, setara dengan 10 kali USB 2.0. Dan tahukah Anda? Port USB Type-C memiliki fungsi lain, yaitu mampu dijadikan output video.
  • In Plane Switching, Acer Switch Alpha 12 sudah dibekali dengan teknologi In Plane Switching disingkat IPS. Teknologi yang terdapat pada layar LCD yang mampu menjadikan panel memiliki sudut penglihatan lebih lebar dari layar konvensional. Sehingga tidak mengherankan bila unit dengan layar 12 inci berresolusi QHD (2160 x 1440 pixel) ini dapat menghadirkan gambar paling tajam serta warna yang realistis dari berbagai sudut.
  • BlueLight Shield, Acer Switch Alpha 12 ini pun sudah menggunakan teknologi BlueLight Shield. Tujuannya agar meminimalisir emisi cahaya biru pada layar agar penggunanya tidak cepat lelah saat berlama-lama depan monitor atau layar.
  • Active Pen. Dengan menyertakan stylus atau pena aktif pada Acer Switch Alpha 12, tidak sekadar untuk penampilan semata. Tujuan utamanya adalah agar penggunanya bisa mengeluarkan kreatifitas dengan tidak terbatas. Jadi bukan untuk corat-coret tanpa tujuan yang jelas. Tingkat sensor yang sensitif hingga 256 tekanan, akan membuat penggunanya merasa puas saat berkreasi.

active-pen-acer-switch-alpha-12
Active pen Acer Switch Alpha 12 [foto: Acer Indonesia]
Stylus yang dimiliki oleh Acer Switch Alpha 12 ini mampu menghasilkan goresan-goresan yang rapi sesuai yang diharapkan oleh penggunanya. Ditambah lagi dengan tools Windows Ink, penggunanya bisa dengan mudah mengatur tipis-tebal saat menggaris sehingga menghasilkan sketsa yang lebih presisi.

Gimana … Keren ya? Performa luar dan dalam dari Acer Switch Alpha 12 benar-benar powerful! Saya jadi memimpikan untuk memilikinya. Cocok sekali dengan pola hidup saya sekarang, yaaa .. Switchable Me gitu deh! Semoga saja ada rejeki untuk memperolehnya. Aamiin…

Menyoal mimpi, mendiang Christopher Reeve (pemeran tokoh Superman) pernah berucap, “Begitu banyak dari mimpi-mimpi yang dinilai mustahil, maka akan terus nampak mustahil. Namun sebaliknya, jika diyakini bahwa mimpi dapat diwujudkan maka kenyataannya takkan terelakkan.”

Saya sekeluarga saat mengisi akhir pekan ke Lembang belum lama ini #SwitchableMe
Saya sekeluarga saat mengisi akhir pekan ke Lembang belum lama ini #SwitchableMe

Pola aktifitas saya yang boleh dibilang switchable ini mampu membawa saya untuk berdamai di keluarga. Terutama istri, dia bisa mengerti dan memberikan arahan kepada anak-anak tentang profesi ayahnya. Dan bila saya sedang tidak ada kegiatan di luar rumah, otomatis saya switch menjadi pedagang madu online. (Oh ya … Saya ini pedagang madu lho?!). Takjarang istri pun turun tangan membantu melayani bisnis saya tersebut.

Pembaca itulah refleksi dari pengalaman saya … Pesan moralnya adalah -ternyata- zona nyaman malah akan ‘meninabobokan’ seseorang tanpa satu mimpi pun. Sebaliknya, orang yang tengah kalut saat menghadapi situasi dan kondisi yang buruk, mampu menarik dirinya untuk membangun mimpi kemudian mewujudkannya.  Mari kita bermimpi dan siap menerima kenyataan! Salam Acer Switchable Me! [w3/11_bc]


Artikel ini saya ikutkan dalam lomba #SwitchableMe - Switch Alpha 12 Story Competition
Artikel ini saya ikutkan dalam lomba #SwitchableMe – Switch Alpha 12 Story Competition

BACA JUGA:

20 Thoughts to “Bicara Mimpi dan Acer Switch Alpha 12 #SwitchableMe”

  1. gariswarnafoto

    wah keren mang artikelnya. prolog sampai ke Acernya itu loh mantep transisinya hahaha.
    wah ini mengenalkan produk keren untuk orang bisnis yang diawalai prolog tentang pengalaman kehidupan mamang sendiri. Manteps!
    oh enya mang, kalau kebetulan lagi cari tips fotografi, mangga ameng ka blog abdi di
    di gariswarnafoto[dot]com
    hehehe, mangga ah bade blog walking deui

  2. Kalau lagi kepentok, mau gak mau jd usaha. Smoga makin byk perubahan ke arah yg baik

    1. the Power of Kepentok dong mbak ? hehehe — Aamiin – trims atas doanya 😀

  3. Hastira

    wah akhirnya bsia menjadi sesuatu yang bermanfaat ya

    1. iya mbak Hastira, alhamdulillah 😀

  4. Keren banget notebooknya. Pasti akan menambah produktivitas bekerja.

    1. Ah amiin .. moga2 seperti doa yg mbak sampaikan. Trims 🙂

  5. That looks like a great unit ya kang.. Banyak keunggulannya 🙂

    1. Iya mbak Insav …. Bener banget 😀

  6. Luar biasa pengalaman Kang Ade. Kalau kata urang Sunda tea mah, kapeurih sing jadi peurah… terbukti setelah mengalami masa2 pedih ketika diPHK, Kang Ade jadi lebih bisa sukses ya… semoga semakin sukses. Aamiiin

    1. aamiiin … aya wae babasanna 😀

  7. Aku juga sekarang pakenya Acer mas. Dari awal udah jatuh cinta sama acer. Apalagi model terbaru ini. Midah-mudahan suatu saat aku bisa punya switch alpha 12 ya..

    1. iya aamin … saya turut mendoakan, mbak Wian 🙂

  8. Good luck lombanya Mas

  9. keren banget laptop acer ya

  10. Baca-baca tentang Acer Alpha 22 ini bikin inget laptop di rumah yang sudah uzur. Duh… cocok nih diganti sama yang ini. Yang di rumah sering ngehang gara-gara kepanasan. Yang ini, tahan panas dengan tanpa kipas. Ngileeer. Semoga ada rezeki buat bawa pulang si Alpha 12 ini. Aamiin. 😀

  11. iya bener, teknologi si Acer Switch Alpha 12 ini tuh gokil .. apalagi saya — suka corat-coret, serahin aja ballpoint sama buku kosong… bisa asyik nge-doodle gak jelas. Nah dengan adanya unit ini yang disertai stylus pen trus saya pegang wah … gak tau deh coret2nya seperti apa haha

Leave a Comment