'Terpaksa' Olahraga Pagi

keluarga

SELEPAS solat subuh, tadi saya langsung membawa motorku yang bannya kempes. Sambil sedikit lari2 kecil menyesuaikan dengan tarikan gas gigi satu motorku. ‘Terpaksa’ Olahraga Pagi, cukup jauh antara rumah dengan kios tambal ban yang biasa saya datangi kalau ban kempes atau bocor.

Begitu sampai, masih tutup, akhirnya menunggu hingga 20 menit. Saya putuskan untuk berpaling ke tukang tambal yang lain saja. Saya pun bergegas ke arah jalan yang lebih jauh lagi. Hampir saja sampai jalan raya, berpapasan dengan si tukang tambal ban langgananku tersebut! Dengan serta merta putar haluan balik lagi ke tempat semula. Pfffuiih! “Mendadak Hidup Sehat” 😀

Tidak tahu apa penyebab kebocorannya. Yang pasti hari kemarin, selepas pulang kerja, terjebak kemacetan arus balik Bandung para bobotoh setelah menonton pertandingan Persib melawan Bontang FC. Semua kendaraan diam tidak bergerak hampir sejam! Tanpa pikir panjang saya menyusuri trotoar haknya pejalan kaki :D. Tapi saya tidak sendiri, banyak pengguna motor lainpun berlomba2 menyusuri trotoar jalan. Maaf 🙂 Tapi terkadang harus turun ke jalan yang berlubang. Nah!!! Dugaanku saat menyusuri jalan berlubang itulah motorku kemasukan serpihan seng usang nan tajam! (Berdasarkan laporan si tukang tambal setelah ‘disisir’ penyebab kebocorannya).

Waktu menunjukkan pukul 06.30, hanya satu lubang. Berarti cukup dengan merogoh uang Rp. 5000,- . Sayapun harus mengganti pakaian karena masih mengenakan pakaian bukan untuk ngantor. Juga harus mengantar si Salma yang memaksa saya untuk mengantarnya hingga pintu masuk kelasnya.

Tiba ke kantor pukul 08.05 sesuai dengan angka yang tertera di mesin fingerprint kehadiran. []

About adetruna.kerja@gmail.com

Saya admin blog ini - fyi, saya pedagang madu online. Tinggal di Soreang, driver 1k km Datsun Risers Expedition etape 2 Sulawesi, penyuka buah duren & nangka.

4 comments

Monggo Komentar :)