Mama Yo Dekat di Hati Warga Kota Bandung

Mama Yo Dekat di Hati Warga Kota Bandung

Bandung, Berbagi, Berita

Dalam rangka penutupan Jelajah Three Ends, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KPPPA RI) menunjuk kota Bandung sebagai kota ke-3 atau terakhir rangkaian kegiatan kampanye Jelajah 3 Ends.

Acara yang berlangsung mulai dari tanggal 13 sampai dengan 20 November 2016 ini sebelumnya sudah digelar di dua tempat. Jelajah 3 Ends yang pertama digelar di kota Tanjung Pandan, Belitung pada 11 dan 12 Nopember 2016.di kota Jailolo, Halmahera Barat pada 11 hingga 12 Nopember 2016. Lalu yang kedua di kota Tanjung Pandan, Belitung pada 14 dan 15 Nopember 2016. Dan terakhir di kota Bandung pada 19 dan 20 Nopember 2016.

Kemarin saya sempat mengikuti acara pembukaan Jelajah 3 Ends di Hotel Savoy Homann Bandung. Alasan utama mengapa kampanye terakhir diadakan di kota Bandung? Pasalnya, Bandung memiliki portofolio yang baik dalam upaya penjangkauan kepada masyarakat terkait edukasi dan informasi perihal perlindungan perempuan dan pemenuhan hak anak.

Hal tersebut (portofolio) telah menarik perhatian Yohana Yembise selaku mentri PP dan PA memilih kota Bandung sebagai puncak Acara Penutupan Jelajah 3 Ends dengan tema Jelajah 3 Ends Akhiri Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Akhiri Perdagangan Orang dan Akhiri Ketidakadilan Akses Ekonomi untuk Perempuan.

Dan tadi pagi hingga menjelang siang, meskipun Bandung diguyur hujan tidak menyurutkan bagi semua jajaran pemerintah baik kota dan propinsi untuk khidmat mendengarkan pemaparan Yohana Yembise yang kini akrab dipanggil dengan Mama Yo sehubungan dengan kampanye 3 Ends.

“Orangtua tidak boleh melakukan kekerasan terhadap anak-anaknya. Guru-guru tidak boleh melakukan kekerasan terhadap anak-anak sekolah. Karena ada undang-undang yang telah mengaturnya.”

Mama Yo menegaskan, “Bagi yang melanggar aturan perundang-undangan maka akan berhadapan dengan hukum dan dimasukkan ke dalam penjara. Guna memperkuat penegakan hukum perundang-undangan tersebut, saya sudah mengajak kepolisian mulai dari Polri, Polda, Polres hingga Polsek untuk menangani kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak secara serius.”

Undang-undang yang dimaksud oleh Yohana Yembise adalah Undang-Undang Kekerasan Kejahatan Seksual Terhadap Anak, yaitu hukuman seberat-beratnya; hukuman seumur hidup.

“Termasuk hukuman kebiri sudah disetujui oleh sidang DPR. Sehingga ada efek jera bagi para pelaku kejahatan kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak,” tambah Mama Yo dengan tegas.

Mama Yo Dekat di Hati Warga Kota Bandung

Usai menyampaikan paparannya tentang Jelajah 3 Ends, Yohana Yembise mengakhiri rangkaian Jelajah 3 Ends dengan pelepasan balon ke udara. Tidak menyia-nyiakan kesempatan saat melepas balon, warga yang begitu dekat dengan Mama Yo mengajak berfoto bersama.

mama-yo-dekat-di-hati-warga-kota-bandung
Seusai pelepasan balon ke udara tanda diakhirinya rangkaian roadshow Jelajah 3 Ends tadi siang (Minggu, 20/11/206) di Balai Kota Bandung. Bu Menteri diajak berfoto bersama. [foto: Dok. Pri]
Ternyata sosok bu Menteri begitu mengena di hati warga Bandung, seperti yang saya saksikan tadi siang di Balai Kota. Mama Yo Dekat di Hati Warga Kota Bandung …  [w3/11]

Saksikan juga Video dari Acara Jelajah 3 Ends hari pertama (Sabtu, 19/11/2016) di Hotel Savoy Homann Bandung, di bawah …

Individualisme:

  • Kampanye three ends bandung (1)

About adetruna.kerja@gmail.com

Saya admin blog ini - fyi, saya pedagang madu online. Tinggal di Soreang, driver 1k km Datsun Risers Expedition etape 2 Sulawesi, penyuka buah duren & nangka.

4 comments

Monggo Komentar :)