Rencana Semut & yang Mengilhaminya

Sambil bekerja buat artikel

Sedari pagi disibukkan dengan koreksi layout buku Harun Yahya…kebetulan buku yang sedang saya kerjakan buku kelima: Menjelajah Dunia Semut. Saya perhatikan –sedikit sih– ada beberapa paragraf yang menarik untuk saya share. Sedikit saja….

 

… semut yang berjalan di antara dua sarang itu meningkat jumlahnya dan mereka menyiapkan sarang. Selama pekerjaan ini, semut pekerja tidak bersantai. Mereka membangun organisasi dan pembagian kerja tertentu di antara mereka.

Tugas seluruh kelompok yang diperkirakan oleh semut yang mendeteksi sarang baru adalah sebagai berikut.
1.    Bertindak sebagai pengumpul di wilayah baru.
2.    Datang ke wilayah baru dan berjaga.
3.    Mengikuti penjaga untuk menerima perintah pertemuan.
4.    Membuat survei terperinci wilayah tersebut.

Tentu saja, kita tidak bisa menyepelekan saja tanpa perenungan bahwa rencana aksi sempurna tersebut telah dipraktikkan semut sejak hari pertama mereka muncul.

Pembagian kerja yang disyaratkan rencana seperti ini tidak dapat diterapkan oleh individu yang hanya memikirkan hidup dan kepentingannya sendiri. Lalu muncullah pertanyaan berikut. “Siapa yang mengilhamkan rencana ini dalam diri semut selama berjuta tahun dan siapa yang memastikan penerapannya?”

Sewajarnya, diperlukan kecerdasan dan kekuasaan tinggi untuk komunikasi kelompok yang unggul ini. Kebenarannya jelas. Allah, Pencipta segala makhluk dan pemilik kebijakan tidak terbatas, memberi kita jalan untuk memahami kekuasaan-Nya dengan menampilkan dunia semut yang sistematis ini.

Demikian besar kekuasaan Alloh, makanya saya kadang2 suka agak muncul ‘malu di ujung cerita’ kalo sampai muncul rasa ujub, rasa sombong pada saat saya mampu mengerjakan sesuatu ato memiliki sesuatu…padahal Alloh yang maha segalanya….Astaghfirullohaladzim. []

Sumber gambar: di sini, nuhun, ya 🙂

14 comments

Tinggalkan Balasan