Reaksi Tubuh Akibat Jatuh Cinta

Berbagi

love is nothing without you
Love is love is everything you do
Open up your eyes and you will see
Love is everything to me

Penggalan lirik di atas saya ambil dari lagu lawasnya Culture Club. Tentang cinta yang sangat puitis, romantis, picisan dan lain sebagainya banyak predikat yang diboyong oleh yang namanya cinta.

Terinspirasi dari blog ‘tetangga‘ πŸ™‚ adrenalin saya langsung memuncak ingin memuat artikel tentang cinta dari sisi ilmiah…Yup, saya tadi sudah googling tentang cinta dari berbagai sudut pandang …. tapi akhirnya saya ‘jatuh cinta pada sudut pandang ilmiah’ πŸ™‚ Ternyata efek dari manusia jika jatuh cinta itu terdapat beberapa hormon yang bereaksi. Mengenai apa itu hormon silakan kunjungi wikipedia, ok?

Yang pertama, vasopresine. Hormon ini berperan dalam kegiatan sexual. Hormon ini dapat menekan sekresi air. Juga bekerja ketika seorang pria mengalami ejakulasi. Hormon ini juga berperan sebagai antidiuretik yang dapat mengatur pengeluaran urin (atau mengatur proses sekresi air). Kalau sampai Anda tidak memiliki hormon ini ooow Anda sudah pasti memerlukan bantuan pembalut untuk menahan laju pengeluaran urin.

Selanjutnya, hormon oxytocine. Ketika anda memeluk atau membelai pasangan anda, hormon beraksi di hipotalamus. Bereaksi dalam jumlah yang besar ketika seorang wanita masuk dalam fase menyusui.

Yang nomor selanjutnya, hormon dopamine. Dari situs yang saya kunjungi menjelaskan bahwa hormon ini bekerja selayaknya kokain. Ketika anda bertemu seseorang yang anda sukai, hormon dopamine ini bekerja dan sifatnya addictive….atau orang bilang kangen [yang pernah mengalami diam saja nggak usah angkat tangan :P]

Contohnya…pernah saya baca status teman bunyinya seperti ini…

‘ih…padahal baru kemaren, kok pengen ketemu ya…ngangenin banget si looooh’ *jadi pengen hari senen gw! (status dibuat sabtu malam, sabtu pagi nggak kerja karena libur)

Itu diakibatkan berfungsinya hormon dopamine di dalam tubuh orang itu…[mana orangnya?? *clingak clinguk….hehee].

Selanjutnya hormon fenylethilamin, akibat dari hormon ini orang tidak ragu-ragu untuk membuat rayuan gombal baik dalam nyanyian, puisi, atau surat, sekarang semakin zaman semakin canggih aja..mengutarakan cinta langsung via blog, twitter, facebook dll…pernah saya liat, berbalas puisi cinta via komentar di fesbuk, lucu…

Saking hebatnya reaksi hormon ini terkadang rayuannya hiperbola, tidak bermutu (maaf) bukan saya kurang appreciate heheh…Makanya…. tetap hati2, untuk masalah puisi musti belajar lagi ke mbak pendar bintang…[boleh ngga mbak? πŸ™‚ ]

Selanjutnya (lagi), hormonΒ  adrenalin. Mirip dengan fenylethilamin, yaitu orang jatuh cinta akan …ngos2an…jantung berdetak kencang….hilang selera makan, gelisah…[nah loooh, hati2…]

Dan yang terakhir, hormondopamine atau disebut dengan endorphine. Hormon hanya akan muncul ketika kita merasakan sakit, kegembiraan, dan orgasme. Hubungannya dengan orang ketika sedangΒ  jatuh cinta, karena orang yang jatuh cinta cenderung akan merasa bahagia (bahkan over-reacted).

Yang pasti jantung orang yangΒ  jatuh cinta akan berdetak kencang seperti genderang mau perang… Lho? (sumber: www[dot]sayakasihtahu[dot]com)

*maaf bila terdapat kalimat yang tidak berkenan.

17 comments

Tinggalkan Balasan