Mengenal Sistem Verifikasi Identitas Online Nasional (SiVION)

Mengenal Sistem Verifikasi Identitas Online Nasional (SiVION)

Berbagi, Teknologi

Hari Selasa (13 Desember 2016) telah digelar sosialisasi tanda tangan digital untuk dipergunakan (salah satunya) saat melakukan transaksi elektronik. Kegiatan yang merupakan hasil kerjasama antara pemerintah provinsi Jawa Barat dengan KEMKOMINFO berlangsung di Trans Luxury Hotel.

SiVION sendiri merupakan akronim untuk Sistem Verifikasi Identitas Online Nasional. Pada kesempatan membuka acara, Direktur keamanan Informasi Aidil Chendramata menyebutkan, “Tanda tangan digital hari ini telah menjadi kebutuhan yang sangat penting, tidak saja bagi lingkungan pemerintahan tapi juga bagi masyarakat.”

“Saat ini sudah ada 10 ribu pemilik tanda tangan digital, tidak termasuk dengan 1000 orang pemilik baru yang hadir saat ini,” Aidil menambahkan.

Sesaat setelah pembuatan tanda tangan digital secara simbolis kemarin (Selasa, 13/16)
Aidil Chendramata kedua dari kiri, sesaat setelah pembuatan tanda tangan digital secara simbolis kemarin (Selasa, 13/16) [foto: dok. pri]

Mengenal Sistem Verifikasi Identitas Online Nasional (SiVION)

Dalam sambutannya, Aidil menambahkan bahwa salah satu tujuan menggalakan tanda tangan digital adalah meminimalisir penggunaan kertas.

“Pegawai kementerian, pejabat dan para profesional. Sudah saatnya untuk mulai mengurangi penggunaan kertas (paperless-red).”

“Pemanfaatan teknologi digital dalam hal ini tanda tangan dinilai aman dan akurat apalagi diperkuat dengan undang-undang tahun 2008,” ungkap Aidil.

Undang-undang yang dimaksud adalah:

  • UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), dan
  • Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE)

Sementara itu Dr. H. Iwa Karniwa S.E.Ak., M.M.,CA., PIA., selaku Sekretaris Daerah provinsi Jawa Barat menyebutkan, “Era digital saat ini telah masuk ke semua lini kehidupan termasuk dalam dunia bisnis.”

“Salah satunya, kegiatan e-Commerce yang dalam perkembangannya sepanjang 2015 hingga 2016 di Indonesia transaksi elektronik cenderung meningkat secara signifikan,” tegas Iwa.

Hal tersebut disampaikan oleh Iwa saat dirinya berkesempatan memberikan sambutan sosialisasi tanda tangan digital di hotel Trans Luxury kemarin.

Masih berhubungan dengan e-Commerce, staf ahli Kemeninfo, Ir. Lis Listari Sutjiati, M.B.A. semakin menegaskan urgensi dari Tanda Tangan Digital. Menurutnya, “Tanda tangan digital SiVION hadir sebagai salah satu bentuk keamanan dalam transaksi elektronik dan dijamin dalam undang-undang.”

Mengenal Sistem Verifikasi Identitas Online Nasional (SiVION)

Lis kembali memperkuat bahwa tanda tangan digital terbilang efisien, cepat, mudah, ramah lingkungan dengan adanya jaminan keamanan. Tantangan terbesar dari budaya baru ini (tanda tangan elektronik) terletak pada sumber daya manusianya.

Urgensi dari Tanda Tangan Digital SiVION

Memasuki era digital, setiap individu -mulai sekarang- dituntut untuk memahami pentingnya tanda tangan digital sebagai dokumen nirkertas yang diverifikasi oleh pemerintah dan dilindungi oleh undang-undang.

Lebih kurang itulah yang diharapkan oleh Lis Sutjiati mewakili pemerintah dalam pidatonya tentang urgensi dari Tanda Tangan Digital SiVION.

Lis Sutjiati tengah memaparkan urgensi dari Tanda Tangan Digital SiVION
Lis Sutjiati tengah memaparkan urgensi dari Tanda Tangan Digital SiVION [foto: dok. pri]
Lis Sutjiati pun menyinggung dari dampak positif pelaku bisnis seperti petani dan nelayan yang sudah mengenal dan terbiasa memanfaatkan Teknologi, Informasi dan Komunikasi. Mereka pada umumnya memiliki peningkatan penghasilan dari usahanya dengan cukup signifikan.

***

Usai mengikuti rangkaian sosialisasi sejak pagi hingga pukul 5 sore waktu itu, apakah lantas semua orang mengerti dengan semua yang telah dijelaskan? Jawabannya, bisa tidak, bisa juga iya.

Lantas bagaimana agar bisa semua masyarakat mengerti urgensi dari tanda tangan digital ini? Pertanyaan yang sarat akan kekhawatiran.

Kekhawatiran tersebut merupakan pertanyaan dari salah satu peserta persis di sebelah kanan saya.

Djadja Sardjana seorang dosen yang menjadi peserta acara sosialisasi tanda tangan digital SiVION
Djadja Sardjana seorang dosen yang menjadi peserta acara sosialisasi tanda tangan digital SiVION tengah bertanya di sesi talkshow. [foto: dok. pri]
Pria tegap ini menanyakan serta menyarankan kepada SiVION agar menunjuk perwakilan sebagai ujung tombak atau duta penyampai pengetahuan seputar sistem verifikasi identitas online di masyarakat.

“Sebab kalau tidak ada ujung tombak di masyarakat yang bertugas mengenalkan sistem ini maka sosialisasi ini akan percuma,” tegas Djadja Sardjana.

***

… Alhamdulillah mendapat tanda tangan digital resmi dari SiVION.

Pada saat kemarin saya merasa senang dan bangga menjadi salah seorang dari 1000 peserta yang hadir untuk mendapatkan Tanda Tangan Digital SiVION (Sistem Verifikasi Identitas Online Nasional).

It’s blessed,” ujar Lis Sutjiati menanggapi tentang semua peserta undangan mendapatkan tanda tangan digital gratis.

Mengenal Sistem Verifikasi Identitas Online Nasional (SiVION)

Memasuki jam makan siang, peserta seminar siang itu secara paralel mendaftar ulang data guna memastikan kebenaran informasi yang masuk (registration authority).

Usai memastikan data yang masuk adalah data yang benar, pihak SiVION memandu saya agar memeriksa email. Di dalam email tersebut terdapat tautan untuk masuk ke dalam sistem data.

Selain itu, dalam email pun disertakan username dengan kode unik dan password yang harus dipergunakan agar bisa masuk ke dalam sistem. Adapun tujuan masuk ke dalam sistem tersebut guna mendapatkan sebuah sertifikat atas nama saya pribadi berupa file berekstensi *.p12.

Sertifikat ini adalah kunci untuk saya saat menandatangani sebuah dokumen digital atau saat melakukan transaksi elektronik.

Adetruna antri untuk mendapatkan username dan password login masuk ke dalam server SiVION
Saat antri untuk mendapatkan username dan password login masuk ke dalam server SiVION kemarin (Selasa, 13/12).

Itulah sedikit reportase yang bisa saya uraikan pada artikel kali ini. Selamat beraktifitas! [w3/12]

Tinggalkan Balasan