Dahsyatnya Buku Kisah Mendongeng

Prolog: Suatu hari di waktu siang, ada anak kecil menangis pulang dari belajar di sekolahnya. Anak itu diledek oleh teman2 sekelas, karena belum bisa membaca…Akhirnya, sang ibu mencoba menghiburnya dengan membacakan satu dongeng…sampai terus seperti itu hampir tiap hari dibacakan dongeng oleh ibunya; ibu membacakan dan anak yang malang tadi mendengarkan.

Hingga pada suatu ketika, sang ibu ‘absen’ tidak membacakan dongeng…karena ada keperluan lain. Akhirnya, anak –karena ‘ketagihan’ dia berupaya bagaimana caranya agar ada satu dongeng yang dia dapatkan pada hari itu.

Akhirnya, dia mengambil satu buku dongeng, dan tanpa disadari mampu membaca hingga akhir dongeng. “Horeee, aku bisa membaca sekarang!” batinnya bersorak.

Banyak hikmah dari cerita di atas yang bisa dipetik. Diantaranya self esteem anak dan hubungan antara orangtua –dalam hal ini ibu– dengan anak.

Begitu dahsyatnya buku berisi dongeng yang mampu memberikan rasa adiktif, ketagihan sampai si anak yang tadinya buta huruf hingga pintar membaca.

Semua itu berkat arahan sang ibu, mampu memberikan kesan positif hingga ada rasa rindu pada anak kalau tidak mendengar cerita ibunya. Anak akan berupaya ‘mengonsumsi’ cerita bagaimanapun caranya.

Maka diambilah buku mendongeng…mulanya mungkin dengan imajinasi namun daya kreatifitasnya muncul hingga pada akhirnya mampu membaca.

Hal ini membangun self esteem atau membangun rasa percaya diri anak. Sudah tidak ada lagi yang namanya olok-olok, dilecehkan, karena tidak bisa membaca… πŸ™‚

Lalu, ada keakraban yang terbangun. Saat mendongeng atau bercerita selain terjadi transfer nilai, terjalin juga kedekatan antara orangtua dan anak. Ketika mendengar dongeng atau cerita lainnya dari orangtua, anak-anak akan semakin merasa dekat dan terikat dengan orangtuanya.

Maka, sedini mungkin membiasakan membacakan dongeng pada anak. Kalau satu cerita satu hari belum mampu, bisa dicoba dengan 1 minggu satu cerita.

Ada tips yang sangat baik, yaitu buatlah cerita seolah-olah bersambung. Hal ini sangat bermanfaat bagi anak; menumbuhkan rasa penasaran anak, melatih kesabaran pada anak.

Dan, yang tidak kalah penting…mendongeng juga memerlukan kreatifitas dan imajinasi si pendongeng. Agar suasana tidak lurus-lurus saja cenderung kaku. Sehingga mendongeng dengan penuh penghayatan, improvisasi, dan daya imajinasi yang kreatif akan menarik bagi si anak.

Juga melatih orangtua menjadi orang tua yang lemah lembut. Tadinya, bila anak berbuat salah yang keluar dari mulut orangtua kata-kata yang membentak, bernada tinggi, bersuara keras. Itu semua jadi berubah…

Ada empat hal yang paling esensi yang harus dibudayakan dalam hidup berkeluarga: membaca, menulis, menceritakan, dan mendengar bagi orangtua juga anak-anak.

Oia, prolog di atas cerita nyata lho! Pemateri tadi pagi itulah si anak yang menangis karena diolok-olok temannya sebab tidak bisa membaca. Namanya Rany Yulianti.

Prolog tersebut sebagai ‘jembatan’ ibu Rany untuk menjelaskan buku “365 Kisah Mencerdaskan Untuk Ananda” karya Ary Nilandari. Buku yang memberikan kisah sebanyak 365 kisah ini, memudahkan orangtua dalam hal materi untuk diceritakan.

Sehari satu cerita, sehingga anak tidak bosan dengan kisah yang itu-itu saja dari hari ke hari. Agar bervariatifΒ  dalam mendongeng, buku ini menyajikan unsur-unsur yang beraneka ragam; unsur sejarah, fantasi, hingga environmental atau mengenai lingkungan hidup.

Jangan lupa orangtua untuk menghindari dongeng yang mengandung unur-unsur kekerasan dan sensualitas.

Dahsyatnya Buku Kisah Mendongeng

Juga tidak kalah penting peranan puisi dalam keluarga. Puisi perlu diajarkan pada anak, kebanyakan puisi berisikan kalimat singkat namun bahasanya indah. Akibatnya, anak jika menjelaskan sesuatu bisa lugas, jelas, tidak bertele-tele.

Semua tips-tips mengenai Self Esteem, membangun hubungan anak dengan orangtua sebelum mendongeng, puisi dan banyak hal penting lainnya dijelaskan dengan lengkap pada buku yang sudah beberapa kali cetak ulang ini.

Tadi pagi beberapa dari kami langsung memesan buku ini. Nampaknya, banyak yang ingin beralih profesi nih di kantorku menjadi pendongengΒ … []

BACA JUGA:

75 Thoughts to “Dahsyatnya Buku Kisah Mendongeng”

  1. kisah yang inspiratif..
    terkadang potensi diri tersembunyikan oleh rasa rendah diri
    salam kenal Sobat… thanks telah berkunjung…
    salam sukses..

    sedj

    1. begitulah…dahsyatnya efek mendongeng. πŸ™‚

  2. Aku ndak pernah mendongeng πŸ™ ibunya anak-anak yang biasa mendongeng untuk mereka.
    Bukunya bisa didapatkan dimana?

    1. disini pa…tempat kerjaku, ato di gramedia, gunung agung…

  3. Hmm…jujur saja mas saya tidak terlalu pandai dalam hal mendongeng…hehe…. :mrgreen:

    1. saatnya anda memiliki buku ini.,ada petunjuk di dalamnya. *tetep jualan πŸ˜›

  4. Bundaku nggak pernah mendongeng tapi berhasil membuatku suka makan sayuran, katanya begini:

    “Kalau kamu nggak makan sayur, nanti kamu akan cepat tua. Kamu mau nanti saat pacar kamu ngapel salah ngapelin Bunda?”

    Ha ha ha ha
    Bundaku nggak suka mendongeng, tp aku suka menciptakan dongeng…..

  5. @pendar, itu namanya tricky…ibumu berhasil dalam ‘menggertak’ anaknya biar suka sayur…:)

  6. saya sama sekali gak pernah denger cerita dari Ummy menjelang tidur. . .

  7. @Masda…gimana dong? Minta sekarang…

  8. saya juga ibu yang tidak pandai mendongeng pak,
    dongengnya kak kancil mulu πŸ™
    waktu TK, anaknya ditanya siapa yang suka di “dongeng”kan sebelum tidur??
    semua tunjuk tangan kecuali dia. Pulang dia laporan kenapa ga pernah didongengkan,,
    lho bukannnya kita selalu “bercerita” sebelum tidur?? kak kancil,dll,,oiya, ya,,
    kirain dongeng apaan,, halah,, πŸ˜€

    1. nah dalam buku ini, tidak hanya si kancil bahkan 365 variasi kisah siap untuk didongengkan…

  9. Buku dongeng emang buka paling inspiratif

  10. wah, asyik nih…buku dongeng penting sekali, dulu saya kecil hidup dengan dongeng. Orang tua, guru dan teman saya tukang dongeng, rasanya hal itu yang bikin saya suka baca.

    1. @M A Vip: wow banyak sekali dong cerita yang dapat?

  11. Harga bukunya berapa mas? Kalau di kasih gratis saya jd tertarik tu… haha πŸ˜€

    1. @Fadhly: gratis…Ongkirnya hehehehe

  12. wah,, dulu saya sering didongengin sebelum tidur.. tapi ibu saya ndongeng nya gk sambil baca buku..

    1. @Fahmi: hebat ibumu…seandainya ceritanya tidak itu2 saja, berarti imajinasi dan kreatifitasnya juga dahsyat, top dah!

  13. Dongeng sekarang sudah jarang yang disampaikan langsung, tapi lewat media buku…
    Saya setuju dengan yg dikatakan Mas Fahmi…
    Dongeng secara langsung lebih berasa…

    1. terima kasih kunjungannya, pa Mars πŸ™‚

  14. kayaknya pengin jadi pendongeng dih setelah baca ni tulisan…. πŸ˜†

    1. tidak rugi jadi pendongeng…hehe

  15. Wah, bagus, sepertinya harus banyak belajar untuk menjadi orangtua di kemudian hari nanti, Amiiinnn…
    Panduan parenting yang baik pak πŸ™‚

    1. ya, mudah2an senantiasa bermanfaat…

  16. betul sekali…
    walopun belum punya anak, saya juga sering bercerita dengan ponakan.. cerita yang saya karang sendiri.. spontanitas.. hehe
    pake boneka sebagai pelaku cerita.

    tapi mungkin dengan buku, akan lebih baik..

    1. alangkah baiknya cerita spontanitas ditulis agar tidak lupa, maklum kita ada keterbatasan daya ingat…spt dimuat di blog misalnya?

  17. wah saya harus belajar mendongeng nih…sebelum punya anak..hehe..

    1. silakan rencanakan…kapan berencana punya momongan?

  18. AnggA

    Xixixixi mw dunk d d0ngengin… πŸ˜€

  19. @AnggA, mau byr brp? πŸ˜›

  20. wahhh ^^
    chika jarang euy didongegin ibu hihi

    1. tidak terlambat kok untuk lbh akrab dg org yg kita cintai dgn mendongeng…

  21. Saya teringat pd ibu dan nenek saya yang selalu memberikan dongeng menjelang tidur. Tapi sekarang saya tidak pernah mendongeng pada anak saya. Terima kasih telah berbagi sehingga saya teringat untuk melanjutkan apa yang pernah diberikan oleh ibu dan nenek saya.

    1. sama2…bisa dimulai sejak skrg…budayakan story- telling..trim’s sdh mampir πŸ™‚

  22. Posting yang menarik untuk dibaca.
    Buku kisah dongeng memang sangat dasyat pengaruhnya pada anak-2.
    Oleh sebab itu sebagai orang tua saya dan istri selalu selektik.

    multibrand.blogspot.com

  23. wah, ternyata begitu dahsyat efek dr mendongeng ini ya ,Ade.
    bunda juga sewaktu kecil selalu didongengi oleh ayah, dan akhirnya bunda juga ikut mendongeng utk anak2 ketika mereka kecil, ketika akan berangkat tidur,
    yang pasti ,ikatan bathin kami terasa lebih dekat dgn mendongeng .
    salam

  24. @bunda, terima kasih kunjungannya, bukan ngajarin lo…

  25. *kunjungan balik*
    Jadi ingat ibuku… Beliau dulu sering bercerita menjelang tidur. Bukan hanya kisah si kancil yang melegenda itu, tapi juga pengalaman hidup beliau sejak kecil bersama keluarga, atau kisah2 yang juga dulu pernah diceritakan pada beliau, bahkan kadang belajar hitung-hitungan juga πŸ˜€
    Semoga kelak saya juga bisa bercerita kepada anak sebelum tidur πŸ™‚

    1. emangnya skrg usia brp? Trim’s ya…

  26. semoga dengan dongeng2 ini bisa memberikan pelajaran sejak dini tentang kehidupan πŸ™‚

    1. selama tidak mengandung unsur kekerasan dan sensualitas…insya alloh bermanfaat, trim’s.

  27. Uhoo~~ Uhoo~~ Kalo saya beda, bapak yang suka cerita. Ceritanya ga pake buku, jadi bapak bisa ngeles kalo ditanya-tanya πŸ˜› kadang-kadang sampe kebawa mimpi *pengalaman masa kecil* πŸ˜€ nice info

    1. hehe…jgn coba2 ngeles kalo ngomong sama bpknya…beliau lbh ahli hal tsb, kalo sampe trbw mimpi….hebat skali tuh, thx.

  28. dulu saya juga sering didongengin sama bapak saya.. padahal setelah sekarang dipikir2 dongengnya gak mutu..

    1. masa sih nggak bermutu….klasik brgkali?

    1. @AnggA: ya boleh asal bayar :P…aku undunh ah ovi theme nya, sip2…

  29. Iya mendongen itu perlu bagi dunia anak2. Banyak orang tua yang masih meremehkan pentingnya mendongeng, disangkannya dongeng hanya berfungsi sebagai penghibur si anak, padahal bisa jadi sebuah proses pembelajaran yang bertahap. Btw, zaman sekarang bukan ibu saja yang harus pintar mendongeng buat anaknya tapi ayah juga harus pintar mendongeng! Heheh…

    1. @Yari NK: Wahai para ayah bacalah komentar yang ini πŸ˜€

  30. sampai saat ini masih belum “berani” mendongeng ke Mahes, karena riwayat bukunya pasti akan berakhir dengan tragis πŸ™

    1. @bundamahes: wow…tidak ada satupun kisah yang heroik, bun?

  31. harus sabar nih mbacanya…

    1. @Mbah Jiwo: orang sabar dikasih…..? πŸ™‚

  32. kayaknya bagus bgt tuch buku dongengnya πŸ˜€
    berapaan sich harganya Bu?… boleh kredit ga?… hehehe

    1. @Fir’aun NgebLoG: hehehe emangnya panci πŸ˜›

      1. Red

        wakakakaka si bung argun selalu nawar aza kerjanya πŸ˜†

        1. kalo mau beli emang gitu biasanya, bro…. πŸ˜€

  33. aku ini penggila dongeng ade
    tiap ke toko buku G itu aku selalu ngiler liat buku2 dongeng tapi koq mahal2 yaaaa πŸ˜€
    dan hampir setiap malamnya aku membacakan dongeng untuk anakku tersayang πŸ˜€

    1. @gerhanacoklat: kalo yang aku tampilkan ini, harganya sih sedangan: 135 rb…untuk kategori best seller sih murah πŸ™‚

      1. waahhh harga segitu tergolong murah ya??? hmmmhmmm hmmmm

        1. iya nih…full color, 365 kisah + tips mendongeng..272 hal., 18,5 x 26 cm πŸ™‚

  34. Red

    boleh juga ini bukunya bung. jadi inget waktu kecil aku sering didongengkan oleh ayah. dongeng2nya terutama kisah petualanngan antah berantah, yg dikemudian hari memacu hasratku pada buku2 bacaan entah novel atau buku2 serius πŸ™‚

    1. senang membacanya sudah talent sejak kecil rupanya….hehehe

  35. irma

    salam kenal MR Ade…Agree with Mr. Ade πŸ™‚
    Investasi untuk beli buku gak akan nyesel deh. Terbukti sama anak sy dlnya ga suka bener sama buku, tp krn sy koleksi buku anak sejak sebelum dia lahir akhirnya dia minta dibacain terus minimal 10 buku tiap hari.. efeknya.. Subhanallah anak sy jadi bawel hehehehehe.. pdhl br 2 taun… tp segala ditanya.
    Terimakasih Mr. Publisher

    1. ya, salam kenal juga trim’s.

  36. nur

    asw. Pak Ade, saya tertarik sama bukunya. Saya ingin beli bagaimana caranya ya, Pak?

    1. caranya ketik reg halah! caranya: YM (Yahoo) saya: adetruna@yahoo.co.id atau DM (twitter): adetruna

      saya tunggu ya, nur…makasih πŸ™‚

  37. ahsanfile

    Pak… mau tanya, buku itu ada softcopynya gak yah… biar gak usah beli maksudnya πŸ‘Ώ

    1. softcopy ada di server yang diproteksi… πŸ™

  38. […] sinilah orangtua harus benar-benar mampu berperan sebagai β€˜pengarah acara yang baik’ saat anak-anak menonton […]

Leave a Comment