Ternyata (selama ini) Aku Dibutakan….

Judul di atas (barangkali) ungkapan yang ada di benak pasangan kita akibat ulah kita yang asyik dengan ‘mainannya’. Setelah saya melihat gambar berikut.


Teganya…suamiku mengacuhkankuh πŸ™

[Sumber gambar:30.media.tumblr]

Begini…mbak, mas, om, tante….bapak, ibu….Tidak sedikit blogger yang asyik dengan aktivitas postingannya nge-blognya; jawab komentar, blogwalking, googling cari sumber/bahan ide artikel terbaru dsb. Dan memakan waktu yang –saking asyiknya– tanpa terasa sudah berjam-jam, sehingga mengabaikan hal lainnya. Sampai2 lupa dengan sekitarnya. Ini berlaku bagi siapa saja…pria atau wanita sama saja. Dan tidak hanya nge-blog, mesbuk, chatting YM, sama saja….Masih segar berita di detik tentang seorang ibu yang asyik facebookan hingga anaknya tewas. πŸ™ Ini hanya contoh kasus saja.

Saya jadi ingat yang saya alami…kalo sudah handphone di tangan asyik aja dengan dunianya…lupa si nadya…lupa si salma….lupa makan…lupa istri…

Baiklah…mudah-mudahan tidak ada yang seperti saya… betul? []

BACA JUGA:

35 Thoughts to “Ternyata (selama ini) Aku Dibutakan….”

  1. yah sedikit2 aja lah pak, nih juga sambil nonton horor

    1. awas dibelakangmu, ned hihihi πŸ‘Ώ

  2. Jiaaah! Baru nyadar juga. Kalau dah beres kerja ya pulanglah. Jangan ngeblog melulu xixixixi. Tuh, anak istri menunggu di rumah!

    1. Mendinglah bang…kalo tidak sadar2 berarti pingsan :mrgreen:

  3. Saya kalo lagi bewe jadi lupa sam utang Mas, hehe.. Salam hangat, tengkyu dah diingatkan;

    1. @Masbro:bagus itu… nah, sekarang ‘bewe’ ke sini…lupa punya utang dong? :mrgreen:

  4. Asal jangan lupa diri aja bahaya boss hehehe.. πŸ™‚
    kamana wae atuh meni tara ameng ka rorompok abdi sibuk sigana nya…

    1. @Daun: sanes kitu…kang. disebat sibuk nya sedeng lah πŸ˜› *Hayu atuh, palih mana cobi urang diemutan kupribados? πŸ™‚

      1. eta ka rorompok abdi anu reyod http://www.berdaun.com hilap deui kitu jalana..?? upami hilap ku pribados di jajap hehehe…

        salam

        1. hehehe siap2 kang…punten atuh sataacanna 😳

  5. kalo saya biasanya di tegur sama istri kalo kelupaan gitu. berhubung onlinenya malam jadi engga nganggu malah kalo masih sore rebutan pc sama anak :p

    1. @andi sakab: terus siapa yang mengalah? *rebutan PC :mrgreen:

  6. Untung saya belum menikah, dah semoga tidak seperti itu ya mas, oiya singgah ya mas, ada postingan seru tentang perjuangan Herman :D…

    1. @auraman: amin semoga auraman segera menikah πŸ™‚ siap…saya segera datang!

    1. @AnggA: yu mari πŸ™‚

  7. Wah om saya sependapat dengan om, sejak bergelut dengan dunia maya dan smartphone saya jadi sering cuekin mantan, trkadang bls sms aja enggan karena keasikan ngeposting artikel. Mungkin kita sharusnya memanfaatkan kemudahan berteknologi dengan proporsional. Jujur setelah aku merenung ternyata yang membuat mantan minta break up adalah saya trlalu memprioritaskan urusan blogging drpada skdar say hello pda dia. Kalo sdh begini kadang ada benarnya juga bahwa smartphone skarang smakin menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh. Jadi yang suka ngepul di dunmay musti bisa memanagemen waktu agar kewajiban lain tdk trbengkalai hehe

    1. @d34nmu: oke kalo artikel bisa jadi bahan renungan untuk kamu, *good-sharing… thx yaa…

  8. wah semoga g’sampe gitu deh mas….ngeri jg liat dampaknya

    1. ya bu…semoga saja.

  9. oh ya kbr melegakan tlh dirilis http://pedulisausan.blogspot.com/ tetap mhon do’anya

    salam sy

  10. Anda benar, seringkali kita memanfaatkan hari libur hanya untuk melakukan hal-hal online seperti yang anda sebutkan dan melupakan orang2 yang membutuhkan kita.

  11. Sebenarnya ya nggak apa2, asal jangan berlebihan. Sama saja seperti orang yang terlalu jatuh cinta sama pekerjaannya (walau segi positifnya juga ada), jatuh cinta sama mobilnya, jatuh cinta sama peralatan fotografinya. Atau juga wanita yang jatuh cinta sama perhiasan, jatuh cinta sama bunga2nya di kebun, jatuh cinta sama kelompok arisannya sehingga lupa waktu. Yaah… yang penting intensitasnya yang normal2 aja. Bener nggak?? Huehehe…

    1. iya juga sih, saking jatuh cinta asyik dgn ‘pasangannya’ jadi memang yg hrs diatur porsi lamanya asyik itu ya? Bener2, setuja!

      Pada Ming, 16 Jan 2011 10:56 ICT

  12. Moga kita tak termasuk yg kecanduan dan cinta buta pada kegiatang ngelog ini πŸ˜€

    1. Amin, kang…kecanduan Janda sih ok… itupun versi Mie :mrgreen:

  13. makanyaaaaaaaaa.. jangan harap bisa menghubungi saya kalo lagi di rumah, karena yang namanya hengpon dah ditinggal di dalem tas aja, kalopun bunyi nyadarnya telat setelah mati πŸ˜€

    1. @bundamahes: nah ini nih patut ditiru; meski susah, tetap patut dicoba ‘weekend tanpa gadget.’

  14. memang bener De, blog dan jejaring sosial bisa jadi candu baru bagi penggunanya.
    Semoga kita bisa bijak membagi atensi pd keluarga kita juga selain berinteraksi didunia maya ini πŸ™‚
    titip salam bunda hangat utk keluarga ya De πŸ™‚
    semoga selalu sehat ,amin
    salam

    1. @bundadontworry: amin bunda makasih *salamnya saya sampaikan nanti πŸ™‚

  15. Untunglah saya belum se”sakaw” itu hehehehe….

    (eee, tapi nyaris deng πŸ™ )

    1. @chocoVanilla: semi sakaw berarti πŸ˜›

  16. hehehe… mudah-mudahan enggak gitu lah yaw
    hehehe.. salam sukses..

    sedj

  17. […] Yang perlu diwaspadai apabila sakit kepala cervicogenic seringkali muncul, bisa jadi hal ini menjadi awal munculnya arteritis temporal, sebuah penyakti yang biasa diderita oleh seseorang yang berusia 50 tahun ke atas. Arteritis temporal merupakan istilah medis bagi penyakit dengan peradangan dan kerusakan pembuluh darah yang menyuplai darah ke otak. Penyakit yang terbilang berbahaya sebab bisa menyebabkan kebutaan. […]

Leave a Comment