Life Begins at Forty—Never Hesitate 8)

Seekor Elang, Nabi Sulaiman dan Pemilik Pohon

Image by hack87 via Flickr

Elang, siapa yang tak mengenal burung ini? Semua mengenalnya. Sekarang saya tanya, berapa lama burung elang mampu hidup? Ada yang tahu?

Ya, Anda benar dengan seijin Allah burung elang mampu hidup hingga 70 tahun. Tapi apakah panjang umur burung elang itu berjalan dengan mulus? Tanpa rintangan? O, tidak bisa (ciri khas siapa hayooo?)…. Burung elang mampu hidup 70 tahun, bila saja elang tersebut memasuki sukses menjalani fase ‘ujicoba’.

Kapankah itu? Kapan kapan kita bersama lagi… hloooo 8) ?Begitu si elang memasuki usia 40 tahun, saat berusia ini bulunya semakin berat, paruhnya semakin melengkung panjang, dan kuku-kukunya semakin panjang bikin gregetan untuk memotongnya hih! (halah²)… Nah, saat 40 tahun saat itu juga sampai dengan 150 hari atau 3 bulan ke depan itu adalah masa² sulit bagi si elang. Namun, ada momentum yang sangat ditunggu oleh si elang, di penghujung bulan ketiga, yaitu lepasnya paruhnya yang semakin panjang . Begitu lepas….

Semakin lama paruh barunya muncul, semakin kuat, maka dia mulai mencabuti bulu di sekujur tubuh menggunakan paruhnya guna kemunculan bulu yang baru. Dia mencabuti kuku² yang lama sehingga muncul kuku yang baru… Mudah ya? Nggak lah… SAKIT!

Nah, bila si elang bisa memasuki fase ini maka dia lulus sehingga bisa hidup dengan sisa umurnya yang 30 tahun ke depan.

Nah, ini analogi nyata yang bisa kita jadikan acuan. Mitos atau anekdot atau nyata, saya tidak tahu bahwa manusia pun mengenal Life begins at 40.Lantas apa hubungannya dengan manusia, dengan kita blogger….

Hmmm, saya akan memasuki usia tersebut 20 tahun ke depan….hmmmm… KENA DEH! Becanda kaleee 😀 Saya insya Allah, sekitar 4 tahun ke depan memasuki usia 40.

Waktu saya baca Kompasiana artikelnya George Soedarsono Esthu, di sana jelas disebutkan, siklus waktu middle-escence berubah mulai umur 40 tahun. Para manajer, perlu mendiskusikan dan mengidentifikasi tahun-tahun seputar 35-45 tahun sebagai masa-masa yang perlu dipertimbangkan untuk diubah, dievaluasi kembali, atau memulai sesuatu yang baru sama sekali.

Pada masa-masa ini, kehidupan manusia mulai stabil, dan biasanya, seseorang mulai meninggalkan perhatian dari dalam dan mempunyai kebutuhan akan perhatian dari luar. Dan mereka mulai berusaha untuk memecahkan masalah hubungan yang tidak dipenuhi ketika masa kanak-kanak dan remaja.—George Soedarsono Esthu

Proses barupun bergulir. Umur 40, seseorang laksana kembali ke umur 1 tahun. Tubuhnya membutuhkan perhatian khusus dan itu substansif. Mencari restauran baru, mencoba anggur, atau keju, belajar membuat kue, tuning up the body, pijat, belajar tenis, dan sexual swinging. Makanan dan mencari-cari perhatian. Kok aneh ya? Masa sih?

Maka yang ideal memasuki sisa umur panjang adalah dengan memperbanyak ibadah, sedekah, berolahraga, dibandingkan dengan elang manusia tidak mengalami proses cabut bulu, cabut kuku, dengan paruh baru. Paling² kita hanya usaha bangkrut, gaji tidak naik² (essss sapa tuh), sakit sampai harus bedrest, motor tabrakan untung nyawa masih terselamatkan dan lain-lain. Semuanya cobaan dan bisa kita lewati, Alhamdulillah…

Gimana nih para 40-er? Silakan komentar…Never hesitate 8) []

BACA JUGA:

25 Thoughts to “Life Begins at Forty—Never Hesitate 8)”

  1. r10

    kalau melihat sejarah, manusia memang memasuki masa kematangan pada usia 40 tahun, di usia tersebut manusia sudah memiliki banyak pengalaman

  2. yg menarik adalah memasuk usia40 sesorang seperti berusia 1 thn…hehe lucu dong 😀

  3. umur 40 sama dengan puber kedua. banyak yang selingkuh untuk kaum laki2 😀

    1. wah gaswat, istriku baca pertamax komen ini :mrgreen:

      Pada Ming, 06 Feb 2011 10:17 ICT

  4. Ya… mungkin boleh jadi betul life begins at 40.
    Tapi saya sudah merasakan hidup hari ini bahkan kemaren.
    Setidaknya proses self-learning kita terus berjalan, untuk menjadi manusia yang semakin baik dan mampu mengambil hikmah…

    Btw, sukses untuk 40 tahunnya… barokallohu…
    Saya masih belasan tahun lagi 🙂
    Tapi semangat memulai hidup tetap harus ada hari ini…

    1. masih 4 thn ke depan, kok… Kurang jelas ya? Thx.

      Pada Ming, 06 Feb 2011 10:35 ICT

  5. Yaps,orang bilang menginjak usia 40 th, adalah masa puber ke dua … 🙂

    Salam sukses

    1. puber kedua…semangat kembali dari awal, ya pa?

      Pada Ming, 06 Feb 2011 19:15 ICT

  6. hmmm.. lima tahun lagi saya baru mulai hidup
    hehehe… salam sukses…

    sedj

    1. @sedjatee: mari kita jelang si umur kita kang dengan mendekatkan diri pada illahi…insya alloh.

  7. saya blom 40 Om! jadi blom tau rasanyahhh!!!

    1. @bundamahes: jgn panggil aku Om dong, kesannya sdh berusia 40 tahun .. :mrgreen:

  8. Ann

    Masih beberapa tahun lagi baru stabil 🙁

    1. mudah²an Ann, semoga tercapai, amin 😉

  9. mau denger juga dari para 40 er inih ……
    gimana De’ ….ayo dong cerotain (maksaaaa….) 😛
    salam

    1. @gaya hidup: saya sama halnya dengan kang sedjatee, masih 5-6 tahun ke depan, insya alloh… 😛

  10. waduh, bunda dah lewat jauh dari 40 nih De’……
    kayaknya dah mulai lupa , gimana ya sewaktu berada di usia tsb ? 😛

    yang penting usia berapapun kita, tetaplah selalu berusaha berbuat kebaikan semaksimal mungkin, krn hukum alam tebar tuai pasti berlaku di usia berapapun, setuju gak De’ ?
    bekerja dgn niat ibadah, dan selalu berusaha utk ikhlas, juga bersyukur.
    maka akan nikmat dan damai hidup ini .
    salam

    1. @bundadontworry: saya suka istilah hukum alam tebar tuai; baiklah bunda saya camkan komentar ini, terima kasih 🙂

  11. I’m 41 and i can tell i still have a lot of growing up to do. But it’s a really nice age where you still are in the top of your health and you learned a lot from life. From here on is all downhill…. lol…

    1. as i told, i’m still need 4 yrs to get my 40…read this i’m so happy to know you’re 41 still restless in creativity. May you always have prosperity…cheers.

  12. […] Tidak sehat jumlah angkutan taksi sebanyak itu…Belum selesai perbincangan tentang jumlah taksi ideal, kami keburu sampai di tempat […]

  13. Ilmu yang mempelajari itu semua namanya Transactional Analysis. Dikembangkan oleh Eric Berne murid Freud yang terkenal dengan Psokoanalisa. Sekuat apapun Anda mencoba mewaspadai saat-saat umur itu, tetap saja akan terjadi semacam rmalan yang seperti itu. Kecuali Anda mempelajari TA dengan seksama, sehingga bisa mengubah script kehidupan Anda seperti yang Anda cita-citakan.

    1. ini pak George Esthu? Baik, ilmu akan sy catat, sy coba baca2 kelak… Trim’s sdh berkunjung 😀

  14. Ihsan Shabri

    Ketika pertama kali membaca tentang elang yang memudakan kembali alat-alat pencari nafkahnya (kuku , paruh dan bulu sayap) saya berpikir memang seperti itu, namun belakangan saya mulai ragu karena jika kita mencari bacaan tentang elang justru keistimewaan tersebut tak pernah diceritakan. Aneh bukan? Atau Anda pernah membaca bahwa hal tersebut benar terjadi pada elang atau sekadar kisah untuk memotivasi?
    Bayangkan jika paruh ditanggalkan hanya untuk menumbuhkan paruh baru apa elang sementara itu berpuasa? Saya juga jadi teringat ketika adik saya memelihara kucing. Ada seekor yang buta, ternyata si kucing buta tidak pernah mengasah/ memendekkan kukunya sehingga kukunya sampai melengkung menusuk jarinya. Jadi kami harus membantu memotongnya. Berbeda dengan kucing lain yang selalu mengasah kuku sehingga tidak menjadi terlalu panjang.

Leave a Comment