135 Tahun Pematung Rumania: Constantin Brâncuşi

Berbagi

Portrait of Brâncuşi.
Image via Wikipedia

Assalamu’alaikum WrWb… Apa kabar nih, bagaimana akhir pekan Anda? Saya yakin pada berlibur offline? Ya, mudah²an semua diberikan kelancaran…. Amiiiin.

Lantas siapa dong yang baca artikel ini? Emang ada yang bacaaaa? Oooooh tidaaak!!!  :mrgreen:

Kali ini saya akan mengulas seorang seniman patung asal Rumania. Siapakah dia? Mari kita coba telusuri 8) …

Adalah seorang seniman patung bernama Constantin Brâncuşi, pengucapan Rumania: [Konstantin brɨnkuʃ ʲ]; diterjemahkan menjadi Konstantin Brynkush, lahir pada 19 Februari 1876, meninggal 16 Maret 1957) dia seorang pematung Rumania. Brâncuşi dibesarkan di desa Hobiţa Rumania, Gorj, di dekat Targu Jiu, dekat pegunungan Carpathian, sebuah daerah yang termashyur karena kaya dengan kerajinan rakyat tradisional, khususnya ukiran kayu.

Orangtua Constantin bernama Nicolae dan Maria Brâncuşi, adalah petani miskin, dan dari umur tujuh Constantin sudah menjadi penggembala kambing. Di usia tujuh pula dia sering menunjukkan bakat mengukir benda-benda dari kayu. Malang sekali masa kecilnya, dia sering lari dari rumah untuk menghindari kekerasan yang diperbuat ayahnya dan saudara laku-lakinya yang lebih tua.

Di usianya kesembilan, Brâncuşi meninggalkan desa untuk pergi kota terdekat. Tiga tahun kemudian ia pergi ke Craiova , di sana ia bekerja di sebuah toko kelontong selama beberapa tahun. Saat beranjak remaja, di usia 18, majikannya sudah melihat bakat Brâncuşi dan terkesan dengan ukiran yang diciptakan, maka majikannya berbaik hati dengan membiayai pendidikan Brâncuşi untuk memasuki Sekolah Kerajinan (Şcoala de meserii) di Craiova, bidang kerajinan kayu, lulus dengan memuaskan pada tahun 1898.

Lantas Brâncuşi terdaftar sebagai murid pelatihan akademik patung di School of Fine Arts Bucharest. Karena rajin belajar dan tekun, sehingga dengan cepat membedakan dirinya sebagai seorang yang berbakat dibandingkan murid yang lain. Salah satu karyanya yang pertama di tahun-tahun awal karirnya yang masih bertahan, di bawah bimbingan guru anatomi nya, Dimitrie Gerota , adalah écorché (patung seorang pria dengan kulit terkelupas untuk menunjukkan/menyingkap otot bawah) yang dipamerkan di Athenaeum Rumania pada tahun 1903. Membuktikan pematungpun mampu membuat detil otot dalam daging manusia, bukan hanya mematung fisik tubuh luarnya saja.

Brâncuşi seorang yang berkepribadian sederhana. Selalu berpakaian sederhana layaknya para petani Rumania. Ruang kerjanya mengingatkan pada rumah-rumah para petani dari daerah asalnya: ada lempengan batu besar sebagai meja dan perapian primitif, mirip dengan yang ditemukan di rumah-rumah tradisional, bangsa asli Oltenia , sedangkan sisa furnitur yang lain berbahan kayu. Brâncuşi terbiasa memasak makanan sendiri untuk memperlakukan tamu-tamunya.

Brâncuşi juga memiliki minat besar dengan ilmu pengetahuan musik. Terbukti berbakat, dia adalah seorang pemain biola yang handal dan merdu saat menyanyikan lagu-lagu tradisional rakyat Rumania.
Ia meninggal pada 16 Maret 1957 saat berumur 81 meninggalkan 1200 foto dan 215 patung. Disemayamkan di Cimetière du Montparnasse, Paris. Makamnya bersanding dengan patung yang diukir oleh Brâncuşi bagi para rekan seniman yang meninggal, yang paling terkenal di antaranya adalah “Le Baiser” (“The Kiss”).

Karya-karyanya disimpan di Museum of Modern Art ( New York ), di Museum Nasional Seni Rumania ( Bucharest ), dan National Gallery of Art ( Washington, DC ), serta di museum-museum besar lain di seluruh dunia. Saat ini museum yang memiliki koleksi patung Brâncuşi terbesar di Amerika Serikat dipegang oleh The Philadelphia Museum of Art.

Artikel ini terilhami dari doodle mesin pencari Google hari ini, materi saya petik dari Wikipedia. []

19 comments

Tinggalkan Balasan