Gathering PPOB BPJS di Restoran Sutan Raja

Gathering PPOB BPJS di Restoran Sutan Raja (Selasa, 10/01)

Sudah sepekan saya telah mengikuti undangan Gathering PPOB BPJS di Restoran Sutan Raja (Selasa, 10/01). Setibanya di Restoran Sutan Raja, -oleh pihak panitia- saya dipersilakan untuk mengisi buku tamu.

Acaranya sendiri masih belum nampak akan dimulai, setelah isi kehadiran saya langsung mendekat ke meja coffee break. Tidak sampai 10 menit, semua hadirin dipersilakan untuk menempati tempat duduk yang sudah disediakan oleh panitia.

Gathering PPOB BPJS di Restoran Sutan Raja

Gathering PPOB dari BPJS ini bertujuan sebagai ajang silaturahim. Manajemen menyebutkan bahwa gathering pada hari itu serentak diadakan di beberapa tempat di Indonesia.

Selain itu, acara ini dibuat untuk menyemangati para pelaku bisnis payment point yang terdapat di Kabupaten Bandung yang salah satu layanannya adalah pembayaran BPJS.

Undangan yang hadir terdiri dari, pihak Bank, KUDO (diwakili oleh kang Gilang), PT Pos serta perusahaan-perusahaan yang membuka loket BPJS di PPOB-nya termasuk saya mewakili komunitas (blogger).

Gathering PPOB BPJS di Restoran Sutan Raja

Kepala Kantor BPJS Kesehatan Soreang Jayadi memimpin langsung jalannya gathering PPOB BPJS Kabupaten Bandung
Kepala Kantor BPJS Kesehatan Soreang, Jayadi (kanan, membelakangi kamera) memimpin langsung jalannya gathering PPOB BPJS Kabupaten Bandung [foto: dok. pri]
Acara gathering dipimpin langsung oleh Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Soreang; Jayadi yang didampingi langsung oleh Kepala Unit Penagihan dan Keungan; Rima.

Beberapa hal yang sempat dipaparkan oleh BPJS Soreang pada saat gathering kemarin, antara lain:

[1]  Visi dan Misi BPJS Kesehatan

Visi dari BPJS Kesehatan adalah terwujudnya JKN – KIS SEMESTA yang berkualitas dan berkesinambungan. Sedangkan misinya sendiri memiliki 5 poin penting. Seperti yang terdapat dalam slide kemarin disebutkan, antara lain:

  • MENJAGA KESINAMBUNGAN PROGRAM JKN-KIS dengan mengoptimalkan kolektibilitas iuran, sistem pembayaran fasilitas kesehatan, dan pengelolaan keuangan secara transparan dan akuntabel.MEMPERLUAS KEPESERTAAN JKN-KIS MENCAKUP SELURUH PENDUDUK INDONESIA paling lambat 1 Januari 2019 melalui peningkatan kemitraan dengan seluruh pemangku kepentingan dan mendorong partisipasi masyarakat, serta meningkatkan kepatuhan kepesertaan.
  • MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN YANG BERKEADILAN kepada peserta, pemberi pelayanan kesehatan dan pemangku kepentingan lainnya melaui sistem kerja yang efektif dan efisien.
  • MENINGKATKAN HARMONISASI HUBUNGAN ANTAR LEMBAGA untuk memperkuat kebijakan dan implementasi Program JKN-KIS melalui peningkatan kemitraan, koordinasi, dan komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
  • MEMPERKUAT KAPASITAS DAN TATA KELOLA ORGANISASI dengan didukung SDM yang profesional, penelitian, perencanaan dan evaluasi, pengelolaan proses bisnis dan manajemen risiko yang efektif dan efisien, serta infrastruktur dan teknologi informasi yang handal.

[2] Dasar Hukum Mekanisme Pengembangan Iuran

Berbicara dasar hukum, disebutkan bahwa, “Setiap orang, termasuk orang asing yang bekerja paling singkat 6 bulan di Indonesia, wajib menjadi peserta program Jaminan Sosial”.

Ada 3 poin penting yang dipresentasikan oleh BPJS Kesehatan Soreang saat itu.

  • UU No.40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Kesehatan Nasional
  • UU No.24 Thn 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

Tugas BPJS Kesehatan sebagaimana diatur dalam pasal 10 huruf b, “BPJS Kesehatan bertugas untuk memungut iuran dari peserta dan pemberi kerja.”

  • Perpres ( PerPres No. 12 Thn 2013, PerPres No. 111 Thn 2013, PerPres No.19 Thn 2016, PerPres No.28 Thn 2016)

Terdapat pasal 17 A ayat 5 yang berbunyi, “BPJS Kesehatan wajib mengembangkan mekanisme penarikan iuran yang efektif dan efisien bagi Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah dan Peserta Bukan Pekerja.”

[3] Jenis Kepesertaan JKN 

Ada dua jenis kepesertaan JKN:

  • Bukan Penerima Bantuan Iuran (PBI) – Ada 3 peserta:

(1) Pekerja Penerima Upah (PPU) dan Anggota Keluarganya,

(2) Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Anggota Keluarganya,

(3) Bukan Pekerja (BP) dan Anggota Keluarganya

  • Penerima Bantuan Iuran (PBI) – Ada 2 peserta:

(1) PBI APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara)

(2) PBI APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah)

Kapan BPJS Kesehatan Beroperasi untuk pertama kali?

Atas dasar hukum Pasal 6 (3), PerPres Nomor: 111 Tahun 2013 – BPJS Kesehatan mulai beroperasi pada 1 Januari 2014. Dengan target peserta dari kalangan:

  • PBI
  • TNI/POLRI
  • Eks Askes
  • Eks Jamsostek

Lalu pada 2015 BPJS menambah target peserta, antara lain (paling lambat 1 Januari 2015):

  • BUMN
  • Usaha besar
  • Usaha menengah
  • Usaha kecil

Dan pada 2016 BPJS Kesehatan pun menambah target pesertanya yaitu (paling lambat 1 Januari 2016):

  • Usaha mikro

Selanjutnya target BPJS Kesehatan ingin meliputi semua lapisan masyarakat Indonesia (Universal Coverage) dengan tenggat waktunya pada 2019.

Darimanakah Sumber Penerimaan Iuran BPJS KESEHATAN?

Sumber pendanaan iuran BPJS Kesehatan:

  • Untuk PBI, dibayar oleh pemerintah = Rp23.000,- /orang setiap bulan.
  • Untuk Pekerja Penerima Upah, dibayar oleh Pemberi Kerja dan Pekerja dengan perincian:(a) Pegawai Pemerintah: Pemberi Kerja 3%, Pekerja & pensiunan 2%(b) Pegawai Non Pemerintah: Pemberi Kerja 4%, Pekerja 1%
  •  Pekerja Bukan Penerima Upah & Bukan Pekerja, dibayar oleh peserta yang bersangkutan, dengan perincian:(i) Kelas 1 Rp.80.000,-/org/bln(ii) Kelas 2 Rp.51.000,-/org/bln(iii) Kelas 3 Rp. 25.500,-/org/bln

[4] Mekanisme Pembayaran Iuran JKN 

Dalam melaksanakan mekanisme pembayaran iuran JKN, terdapat beberapa prosedur yang bisa dilakukan oleh peserta BPJS Kesehatan. Perhatikan Infografik berikut ini.

Prosedur Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Kantor Cabang Soreang Kabupaten Bandung
Prosedur Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Kantor Cabang Soreang Kabupaten Bandung
Prosedur Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Kantor Cabang Soreang Kabupaten Bandung

Langkah 1: Peserta memperlihatkan kartu Peserta ke tempat-tempat (loket pembayaran), antara lain:

  1. Agen Kudo Soreang
  2. ATM
  3. Teller Bank
  4. EDC di kantor cabang BPKS
  5. Kantor Pos Indonesia
  6. Indomaret
  7. Alfamart
  8. Kantor Pegadaian
  9. 7 Eleven
  10. Circle K
  11. Apotek K 24

Penjelasan PEMBAYARAN IURAN UNTUK 1 KELUARGA

  • MULAI 1 SEPTEMBER 2016, peserta JKN-KIS kategori PBPU dan Bukan Pekerja (BP) atau lebih dikenal sebagai peserta Mandiri, dapat melakukan pembayaran melalui sistem pembayaran SATU VIRTUAL ACCOUNT (VA) UNTUK SELURUH ANGGOTA KELUARGA.
  • Sistem pembayaran iuran VA Keluarga ini sangat memudahkan peserta untuk membayar iuran, karena peserta hanya cukup menunjukkan salah satu nomor peserta di channel pembayaran iuran untuk membayarkan seluruh anggota keluarganya.

ADA 2 KANAL PEMBAYARAN IURAN BPJS KESEHATAN (Khusus Peserta PBPU & BP):

kanal pembayaran BPJS KESEHATAN KABUPATEN BANDUNG
Kanal pembayaran BPJS KESEHATAN

(1) Perbankan

(2) PPOB (Payment Point Online Bank)

[5] Payment Point Online Bank (PPOB)

Pengertian dari PPOB adalah unit usaha yang bekerja sebagai penyedia jasa layanan atau biro (provider/bureau) pembayaran secara dengan sistem di dalam jaringan (online system).

Pada umumnya penyedia jasa pelayanan pembayaran PPOB menggunakan jaringan internet dan bekerja sama dengan Bank sebagai fasilitatornya atau Aggregator. Salah satunya adalah AGEN KUDO SOREANG.

ALAMAT PPOB BPJS KESEHATAN Agen Kudo Soreang

Perumahan Soreang Indah
Jln. Dahlia E-31, Soreang, Cingcin, Soreang,
Bandung, Jawa Barat 40921
Telepon: (022) 88886169

Dan Inilah alamat BPJS Kantor Cabang Soreang

BPJS Kesehatan Cabang Soreang
Jl. Raya Soreang – Banjaran Kp. Ciburial Timur No. 385A
Soreang – Kabupaten Bandung Kode Pos 40911
Telp (022) 8888 6276, 8888 6277 No. Fax (022) 8888 6275
kc-soreang@bpjs-kesehatan.go.id

Gathering PPOB BPJS di Restoran Sutan Raja

Itulah informasi yang dapat saya jelaskan dari gathering PPOB BPJS KESEHATAN Kantor Cabang Soreang Kabupaten Bandung beberapa pekan yang lalu. Semoga informasi kali ini bisa menjadi berita yang bermanfaat bagi Anda – khususnya peserta BPJS Soreang.

BACA JUGA:

2 Thoughts to “Gathering PPOB BPJS di Restoran Sutan Raja”

  1. Kalau saya ga pernah bayar via PPOB Kang, selalu melalui istri saya. Maklum PNS jadi tiap bulan langsung potong. 🙂

    1. iya akun sekeluarga ya? syukur deh bayarnya jadi tertib bang Dwi 😀

Leave a Comment