Beranda > Berbagi > Menulis & Narsis Selama Eksis

Menulis & Narsis Selama Eksis

Selama nge-blog, saya belum pernah mencari definisi dari kata blog. Selama inipun tidak pernah terlintas untuk mencari makna kata ‘Blog’. Tiba-tiba saja tahun 2008, berkeinginan memiliki blog. Imbas dari tersiarnya kabar, KAMBING JANTAN—Raditya Dika, dengan blog-nya. RD bisa terkenal bahkan tergolong ‘blog seleb’. Ditambah orang ada saja yang bertanya, “Punya blog, nggak?”

Saya tergugah dengan kata blog itu sendiri, sehingga langsung ingin memiliki sesuatu yang banyak dikatakan orang waktu itu. (Syukur² bisa ‘nyeleb’ seperti RD).

Awal nge-blog, layaknya orang linglung, celingak-celinguk, “Ini teh harus diapakan?” Mau bertanya…tapi tanya ke siapa? Dulu (sekitar awal 2008) tidak ada yang namanya istilah “Googling aja!” Seingat saya budaya googling menggoogling merebak sekarang-sekarang deh keknya. Seiring banyaknya sumber daya manusia alias user yang memasukkan apapun ke database di internet.

chickenstrip_adetruna
[Sumber gambar]

Ternyata eh ternyata….
Keinginan memiliki blog sekadar keinginan belaka, buktinya kegiatan blogging saat itu melempem saja. Punya blog tapi tidak pernah update berita, tidak pernah menayangkan cerita. Pasif sepasif-pasifnya… sampai-sampai untuk login, lupa nama pengguna dan kata kuncinya.

Hingga pada suatu hari…
Saya mendapat pujian (sekali-kalinya) dari pimpinan redaksi. –waktu itu saya bekerja di media berita khusus Persib–Ceritanya, penulis kolom berita tentang “Musik & Persib” absen, sementara artikel harus tayang, saya coba buat satu artikel dadakan, dan dihargai oleh si boss. Hal itu menstimulasi saya untuk berpikir dan kembali semangat menulis tapi di blog.

Dasar pemikiran lain, saya seorang yang pelupa. Jika tidak ditulis, hanya mengandalkan pada daya ingat… wah bakalan repot! Bagaimanapun, artikel merupakan kehidupan yang bakal jadi sejarah…Minimal si Salma dan si Nadya akan menikmati bacaan bapaknya kelak. Termasuk istriku juga, Risya.

Bila coba dirasakan, saya termasuk orang yang memiliki keinginan yang besar untuk menuliskan peristiwa, menayangkan gambar, berbagi cerita. Narsis! Anda benar!

Tidak lama lagi, saya akan menayangkan foto: ‘suasana sedang rapat koordinasi dengan meja yang lain daripada yang lain’. Penasaran? Tunggu saja penayangannya!

Hingga akhirnya tahun 2009, saya menemukan satu metoda yang umum dilakukan, Blogwalking. Beda sekali antara penulis handal dan penulis non handal seperti saya. Kalo tidak bermodalkan blogwalking. Kapan orang-orang bakalan mengenal sehingga mengunjungi blog ini?

Sekarang, saya banyak teman² blogger, Alhamdulillah. Banyak sekali pengalaman2 selama blogging. Tak terkecuali kopdar…Seperti tanggal 23 April besok, insya Allah saya akan kopdar bersama punggawa IBN di PVJ, Sukajadi.

Atau jika bukan lantaran nge-blog, mana mungkin saya peroleh informasi menarik seperti berikut.

EVENT PEMBUKAAN FRIENDSBOMB bagi yang bisa mengajak 150 orang dan menjadi member aktif untuk join akan mendapat hadiah $10. Total hadiah $20 hanya untuk 2 orang pemenang.

Nggak percaya? Sok masuk ke sini, saya tidak akan meminta uangnya, hanya saja tolong add saya oke?!

Itulah sedikit tentang kronologis saya ‘terjerumus’ di dunia blogging. Berikut saya kutip definisi blog.

blog pengucapannya [blawg, blog] noun, verb, blogged, blog·ging.
–noun; a web site containing the writer’s or group of writers’ own experiences, observations, opinions, etc., and often having images and links to other Web sites.
–verb (used without object); to maintain or add new entries to a blog.
—Related forms
blogger, noun—dictionary reference

Saya coba sarikan, blog sebagai kata benda atau kata kerja.
Sebagai kata benda blog merupakan situs jejaring yang berisi seorang penulis atau sekumpulan penulis berbagi pengalaman, melakukan observasi, berpendapat, dan sebagainya tidak jarang menampilkan gambar dan memberikan tautan pada situs jejaring yang lain.

Sebagai kata kerja blog berarti mengelola atau memuat/menambahkan pengalaman, melakukan observasi, berpendapat dan menampilkan gambar dan memberikan tautan pada situs jejaring yang lain pada blog secara berkala.

Hokeh…demikian saja… saya kuatir kepanjangan, malah tambah ngawur… Pokoknya, saya akan menulis dan narsis selama eksis, –insya Allah– Wassalam.

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah (Rumah Kaca, h. 352)”—Pramoedya Ananta Toer

— khatam —

adetruna.kerja@gmail.com
Saya admin blog ini - fyi, saya pedagang madu online. Tinggal di Soreang, driver 1k km Datsun Risers Expedition etape 2 Sulawesi, penyuka buah duren & nangka.
http://blog.kliksoreang.com

29 thoughts on “Menulis & Narsis Selama Eksis

    1. @ahsanfile, iya tuh mana wajah orisinilnya, kok ONEPIECE sih ? 😀

      @jasmineamira, betul sekali saya sepakat dengan mbakyu… 🙂

      @bundamahes, iya entar, biar banyakan, saya kumpul2 dulu di artikel kelak, bukan nyang ‘nni ! :mrgreen:

  1. heem, umur blogku baru dua minggu. awalnya memang bingung itu blog mau diapain. yang susah malah nyari tema tulisannya apa. ah, ternyata ide tulisan bisa diambil di sekeliling kita.

    bapak ade orang sunda, ya? sama dong, aku dari kuningan. salam kenal ya, pak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: