Mengantar Salma Berenang

Pertama-tama saya ingin berbagi kegembiraan, sekaligus mengejutkan. Apa pasal? Blog saya memiliki nilai pagerank 2! Horeeee :mrgreen: *bagi saya ini menggembirakan dan mengejutkan, sebab saya takperlu susah-payah (bagiku sih memang sulit) mengoptimalisasi blog. Terbukti blog yang terabaikan, eh malah merangkak nilai pagerank-nya…

♣♣♣

BEBERAPA hari yang lalu, saya berkesempatan mengantar anak saya, Salma, ujian praktek berenang, untuk mendapatkan nilai pelajaran olahraga. Acaranya di Ciherang, jalan raya terusan Banjaran.

Untuk mengantarnya saya menggunakan sepeda motor kesayanganku dong tentunya. Waktu mau berangkat adiknya Salma, Nadya, merengek minta ikut. Sudah dibujuk agar tidak ikut tetapi sulit. Akhirnya, semua jadi berkemas, saya, ibunya; Risya, Salma dan Nadya. Semua bermotor-ria pergi ke kolam renang.

Sejurus sampai di kolam renang, ternyata praktek berenang sudah dimulai, Salma terlambat sekitar 15 menit. Taklama kemudian, Salma bisa bergabung dengan teman-temannya yang lain. Saya perhatikan dari jauh, ternyata tes meluncur. Tiba-tiba, Nadya meminta saya untuk mengantarnya ke kolam renang. Dia ingin berenang juga, rupanya… 😛

Nadya pun saya ajak ke kolam renang. Dia nampak senang sekali, Nadya berteriak ke arah Ibunya, “Mim… mana bebek?” *Maksudnya bebek karet yang sudah dipersiapkannya ternyata. Bebek karet ada dua, dia ajak berenang juga. Akhirnya ketiganya basah-basahan, Nadya, bebek satu, dan bebek dua.

Lima belas menit kemudian, Nadya minta difoto. “Idih, mulai senang bergaya, anakku narsis..” batinku. Ok.. saya foto dia… Jepret, jepret lagi… Dengan gaya yang spontan dan tidak malu-malu. Lucu juga anakku yang satu ini …

Hampir satu jam berlalu, Salma menghampiri. Kemudian Salma mendampingi adiknya bermain dengan air kolam renang yang tidak dalam dengan sangat menikmati…. Sangat kelihatan bahagianya mereka.

Waktu sudah menunjukkan waktu dhuhur. Salma saya ajak berhenti, Nadya juga. Alhamdulillah tidak perlu membujuk untuk membuat mereka berhenti menikmati keriaaannya. Kamipun pulang…

Maksudku mengantar Salma berenang malah Nadya ikut senang 😆  ♥ I love you, Dya ♥  []

BACA JUGA:

19 Thoughts to “Mengantar Salma Berenang”

  1. Hehe.. Salma udah pinter eksyen..

    1. om, itu adik aku, Nadya… Papaku salah ngejelasin, ya?

  2. seandainya saya bisa berenang~

    1. @Agung Rangga: belajarlah 😛

  3. enaknya ya belajar berenang
    aku ngajarin rico berenang ya aku sendirinya takut 😀

    1. @gerhanacoklat: hehehe gimana dong? trus rico skrg dah mahir ya?

  4. saya dulu renangnya di waduk penjalin kang….
    hampair tenggelam mpe dua kali… hihihih

    1. @mabruri, kalo sy malah berenang di galian rumah blm jd… Dulu.

  5. senangnya kang bisa mengantarkan anak berenang
    kenahagiaan tak terhingga
    btw selamet ya pr nya..^^

    1. ya betul sekali, mbak… Terima kasih

  6. r10

    senangnya melihat ekspresi senang dengan sesuatu

  7. […] kejadian si Salma bermain Google. Kemudian, jadi ingat semalam. Di kamar saat saya buka-buka email, Salma mendekat dan bertanya, “Pap… Aku punya teman di kelas pinter punya Fesbuk, pinter loh main […]

  8. […] pulang ke rumah, hal ini saya ceritakan di hadapan anak dan istri, “Tadi siang makan kue bolu enak, berlapis coklat di atasnya ditaburi banyak sekali buah […]

  9. […] puas banget, saat antar si Salma ke dokter kulit pulangnya melipir beli awug […]

  10. hmmm…. segernya….
    kalo saya dulu ketika masih ibtidaiyah di jombang sana, belajar renang di sebuah sungai, namanya bok gambang, dengan pedenya langsung ke tengah, haep-haep, tenggelam, muncul, tenggelam, muncul, alhamdulillah tidak lama kemudian tanganku ditarik teman ke atas…

    1. selalu terkenang dalam ingatan ya pak… Kenangan terindah selalu begitu 🙂 *alhamdulillah*

  11. […] terstimulasi untuk menceritakan pengalaman yang dialami anak kami, Salma. Ini tentang kesalahan pihak guru agama dalam menilai prestasi si […]

  12. lumayan narsis juga nih si salma hahahaa

Leave a Comment