Penyebab Penyakit Disentri

penyakit disentri rentan terjadi pada anak-anak

Penyebab Penyakit Disentri

Kata “Disentri” berasal dari bahasa Yunani; dys yang berarti gangguan dan enteron yang berarti usus. Secara umum, disentri adalah peradangan usus besar yang ditandai dengan sakit perut dan buang air besar, tinja berlendir bercampur darah. Dan proses buang air besar ini berulang-ulang yang menyebabkan penderita kehilangan banyak cairan dan darah.

Penyebab Disentri

Terdapat dua jenis penyakit disentri, yaitu;

  1. Disentri basiler atau sigelosis yang disebabkan oleh bakteri shigella.
  2. Disentri amoeba atau amoebiasis yang disebabkan oleh amoeba (parasit bersel satu) bernama entamoeba histolytica. Dan biasanya, jenis disentri kedua ini ditemukan di daerah yang beriklim tropis.

Gejala Disentri

  • Buang air besar disertai dengan feses berdarah,
  • Diare encer dan jumlahnya sedikit,
  • Buang air besar dengan feses bercampur lender (mucus),
  • Nyeri saat buang air besar (tenesmus)

Melansir portal berita kesehatan Lifebuoy, redaksi memperoleh informasi tentang mengenali dan penyebab penyakit disentri. Berikut uraiannya.

Penyebab Penyakit Disentri

Jamak orang menyalahartikan bahwa penyakit disentri sama dengan diare. Padahal antara penyakit disentri dan diare merupakan dua penyakit yang berbeda walaupun gejalanya hampir sama.

Tidak jarang, orang sering lambat menangani penyakit disentri saat menyerang seseorang padahal tindakan yang lamban ini bisa berakibat fatal.

Mengenal penyakit disentri

Berdasarkan catatan dari badan kesehatan dunia (World Health Organization), mayoritas yang terjadi di masyarakat – penyebab penyakit disentri adalah bakteri Shigella.

penyebab penyakit disentri pada orang dewasa
penyebab penyakit disentri pada orang dewasa [foto: internet]
TAHUKAH ANDA? Lebih kurang 1,1 juta kematian orang di dunia disebabkan oleh disentri setiap tahunnya. Dan 60% dari penderita penyakit disentri adalah balita dan anak anak.

Gejala penyakit disentri

Untuk mengenali gejala penyakit disentri terbilang mudah, bila feses nampak dan mengandung bercak darah dan lendir bisa dipastikan terkena penyakit diare. Penyebabnya adalah bakteri yang menginfeksi usus dan organ pencernaan.

Selain itu, diare umumnya disertai pula dengan rasa nyeri atau kram pada perut. Kondisi ini berlangsung antara 1 hingga 3 hari dan akan kembali pulih dalam jangka waktu 1 minggu.

Gejala khusus yang terdapat pada gejala penyakit disentri tergantung pada jenis bakteri yang menginfeksinya. Sebagai contoh, penyakit disentri yang disebabkan oleh bakteri Shigella maka akan diikuti dengan demam dan mual. Feses penderita gejala ini cenderung tidak berlendir atau mengandung bercak darah. Dan sebaliknya, lendir dan bercak darah akan ditemukan pada feses penderita penyakit disentri yang dipicu oleh Amoeba.

Penyebab Penyakit Disentri

Setelah kita sudah mulai faham seputar penyebab penyakit disentri ini, maka kita harus mampu juga mengantisipasi dan menangani bila sewaktu-waktu gejala penyakit disentri ini muncul pada diri kita atau orang lain.

Penanganan penyakit disentri

Sebelum gejala penyakit disentri ini semakin serius bahkan sangat besar kemungkinannya menimbulkan komplikasi, maka sebaiknya kita pun mengetahui cara penanganan yang tepat terhadap penyakit ini.

Inilah bentuk-bentuk penanganan saat mengobati orang yang mengalami penyakit disentri.

[1] Pemberian oralit

Dengan menyediakan oralit, maka dehidrasi yang biasanya dirasakan oleh penderita disentri akan dengan cepat dicegah. Karena – umumnya orang yang menderita penyakit yang tidak bisa dianggap enteng ini cukup menyiksa penderitanya, seperti; ia akan mengalami muntah atau buang air besar berkali kali.

[2] Pemberian Obat antibiotik

Penanganan lain saat menghadapi penderita penyakit disentri adalah dengan memberikan obat antibiotik. Dokter pada umumnya senantiasa memberikan resep antibiotik pada pasien yang tengah mengalami sakit disentri.

Penanganan dengan memberi obat antibiotik, umumnya dilakukan setelah keluar hasil pemeriksaan laboratorium. Tapi bagi penderita penyakit disenteri akut, maka pengobatan lebih dulu dilakukan tanpa hars menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Dan untuk sebagian kasus yang terjadi sehubungan dengan penyebab penyakit disentri yang dipicu oleh bakteri Shigella, justru tida ada pengobatan justru tidak diberikan.

Cara mencegah penyakit disentri

Penyakit disentri umumnya terjangkit karena sanitasi yang buruk. Oleh sebab itu diperlukan cara-cara pencegahan yang baik dan benar, seperti: maka hal pertama yang perlu dilakukan untuk mencegahnya adalah sebagai berikut.

[1] Menjaga kebersihan lingkungan.

Lakukanlah menjaga kebersihan dengan cara berkala terhadap rumah dan perabotan makan. Sebaiknya, setiap rumah tangga membiasakan untuk menyimpan perabotan makan pada tempat tertutup. Tujuannya supaya perabotan tersebut tidak terkontaminasi kuman. Jangan lupa pula untuk mencuci perabotan makan setelah digunakan dengan segera, supaya tidak menjadi sarang kuman.

[2] Menjaga kebersihan makanan dan minuman

Saat memasak makanan, perhatikan cara higienis saat mengolah makanan. Serta minumlah selalu air yang sudah dimasak terlebih dahulu. Hal ini perlu diperhatikan guna menghindari infeksi gejala penyakit disentri.

Perhatikan pula proses memasak, seperti:

  • Menempatkan sayuran dan daging yang dipisahkan dalam wadah yang berbeda.
  • Mencuci makanan yang belum dimasak menggunakan air yang mengalir sebelum dimasak. Sebaiknya menggunakan pisau dan talenan yang berbeda untuk jenis bahan makanan yang berbeda. Atau jika tidak pun cucilah kembali alat-alat dapur yang akan digunakan kembali.
  • Selesai makan, simpan sisa makanan dalam lemari pendingin dengan segera. Jangan membiarkan makanan berada dalam ruangan terlalu lama walaupun dalam kondisi tertutup. Jangan lupa untuk menutup dengan rapat tempat air minum dan bersihkan meja makan dengan segera supaya tidak menjadi sarang kuman.

Menjaga kebersihan diri

Biasakanlah mencuci tangan pakai sabun sebelum makan dalam keluarga. Tujuannya guna mencegah bakteri Amoeba dan Shigella masuk ke dalam sistem pencernaan melalui tangan yang kotor.

Demikialah sekilas informasi kesehatan tentang Penyebab Penyakit Disentri.  Pembaca … Infeksi bakteri penyebab penyakit disentri terkadang tidak dapat kita hindari, tetapi untuk mencegahnya bukanlah hal yang mustahil. Dengan uraian artikel kali ini, diharapkan Anda mampu memberikan perlindungan terbaik bagi keluarga, khususnya si kecil yang rentan terserang penyakit, termasuk penyakit disentri. [w2/01_IBD]

BACA JUGA:

Leave a Comment