Menikmati Jalanan Berkubang Lumpur di PTPN VIII Sukawana

Menikmati Jalanan Berkubang Lumpur di PTPN VIII Sukawana

olahraga, Otomotif

Menikmati Jalanan Berkubang Lumpur di PTPN VIII Sukawana – Mengendarai kendaraan bermotor baik roda dua, tiga dan empat di luar jalan raya atau jalan beraspal itulah off-road. Lebih lengkapnya lagi off-road adalah mengendarai kendaraan di selain jalan raya atau beraspal. Jalan apa aja dong? Ya bisa saja jalan permukaannya tanah, berbatu, kubangan atau juga jalanan berlumpur.

Kenapa saya membahas off-road pada artikel Menikmati Jalanan Berkubang Lumpur di PTPN VIII Sukawana – sebab pengalaman kali ini berhubungan erat dengan olahraga ekstrim tersebut.

Ya saat menginap 3 hari 2 malam di Trizara Resorts Glamping Lembang– salah satu bagian dari paket menginapnya adalah melakukan outbound. Ada 3 olahraga ketangkasan yang dilakukan saat outbound kemarin, duel memanah (archery battle), duel menembak pakai peluru bola (paint ball) dan off-road.

Aksi salah para pemanah saat Archery Battle
Aksi para pemanah saat Archery Battle

Foto milik: Nia

Paint ball foto bersama
Sebelum Paint ball foto bersama dulu 🙂

Foto milik: Nia

Berangkat beriringan dari pelataran parkir Trizara Resorts (Baca Juga: Alasan Mengapa Trizara Resorts Begitu Istimewa), saya kebagian Land Rover 4 x 4 WD warna hitam dan posisinya paling bontot.

Menikmati Jalanan Berkubang Lumpur di PTPN VIII Sukawana

Di dalam mobil, saya kebetulan bareng dengan teman-teman baru; sebut saja Gulanya Gulali, Nia Nastiti, Lutfi Retno, sisanya sih sudah lama kenal; ada teh Cerita Eka sang navigator yang senantiasa berusaha mencairkan suasana karena sopir yang perangainya kalem banget dan ada juga Astri Novia dan Priangga.

Hingga jalan raya Parongpong jalanan masih aspal, baru saat sampai gerbang PTPN VIII Sukawana ajang off-road pun mulai terasa. Karena mobil kami paling belakang, kami bisa melihat dengan jelas apa yang terjadi dengan mobil-mobil di depan kami.

Iring-iringan Tim Travel Blogger Affair dari Trizara Resorts Menuju PTPN VIII Sukawana …

Berhenti di separuh perjalanan saat off road bareng trizara resorts travel blogger affair
Berhenti di separuh perjalanan saat off road bareng trizara resorts travel blogger affair [foto: dok. pri]

Menikmati Jalanan Berkubang Lumpur di PTPN VIII Sukawana

Sempat berhenti sebentar di hutan pinus dan berfoto bersama …

Say Trizaraaaaa!
Say Trizaraaaaa!                        |  Foto milik: Griska

Saya melihat bagaimana mobil mepet ke dinding tebing tanah merah karena lebar jalan yang memang sempit dan tidak ada pilihan lain selain menjalankan mobil dengan memilih jalan paling pinggir – alhasil, sisi kiri mobil nempel tebing persis perangko, gak ada jarak.

Ketangguhan mobil tua Land Rover 4 x 4 WD saat off-road
Ketangguhan mobil gaek Land Rover 4 x 4 WD saat off-road di Cikahuripan – PTPN VIII Sukawana – Foto milik: Griska

Jadi begitulah kendaraan off-road … Hal-hal dari yang besar hingga ke yang kecil harus dipersiapkan. Penasaran dengan ketangguhan badan mobil, saya coba mendekat mobil yang saya naiki dan memang terbukti kokoh.

Selain memiliki perawatan ekstra mobil-mobil rakitan 60-an ini pun dilapisi pelapis khusus agar kuat saat harus berbenturan body yang kiri atau kanan dengan medan yang dilalui.

TAHUKAH ANDA? PTPN VIII Sukawana merupakan perkebunan yang dikelola oleh perusahaan Perkebunan Nusantara yang memiliki agrowisata. Di sini terdapat villa yang memang dibuka untuk umum seperti halnya Trizara Resorts Glamping Lembang.

Mengantisipasi tangan atau badan kejepit saat mobil berbenturan dengan tebing di kiri atau kanannya, tips saat off-road, tangan gakboleh sampai ke luar. Biasanya kita suka gaksadar menggapai pegangan sampai harus ke batas luar saat mobil terombang-ambing. Saat diguncang-guncang, suasana hati kita merasa tidak menentu atau over excited dengan sensasi berkendara yang tidak seperti biasanya tersebut.

Demikian sedikit pengalaman baru yang saya alami saat mencoba olahraga ketangkasan dan menikmati jalanan berkubang lumpur saat itu ….

Pembaca, Anda pernah merasakan pengalaman serupa dengan yang saya alami ini? Atau jangan-jangan Anda memang seorang penggila olahraga ekstrim off-road? Ayo berbagi di ruang komentar 🙂

Tinggalkan Balasan