Seungkap doa dari kawan

Ade Truna + Keluarga Sing Tiasa Angkat Ka Ieu Tempat Anu Suci Baitullah

Berbagi, islam

Seungkap Doa dari Kawan – Mengenali sosok teman saya yang satu ini sangat mudah sekali mengingat awal kenalnya. Sekitar tahun 2010-an, di sebuah acara komunitas – pria ini mewakili komunitas Tangan Di Atas yang populer disingkat TDA.

“Wah ini siapa pula? Lain nih …” ungkap saya dalam batin bak seorang talent scout.

Penampilan slengean – di panggung talkshow hanya mengenakan celana sontog dan rambut jabrig dengan sisi kiri dan kanannya dipangkas. Sekilas seperti pria brengsek!

Begitu selesai memaparkan tentang dorongan kreatifitas bagi anak muda dengan gaya bicara yang jelas dan lugas tidak lantas dirinya terus mengikuti acara waktu itu. Pria ini pulang dan menuju ke arah basement. Melihat arah perginya, lalu saya coba mengejarnya.

Saya tanya, “Kang Rumah di mana?” Ternyata pria ini takjauh dari tempat saya tinggal, “Sadu,” jawabnya dengan lantang (karena sudah menjadi perangainya, menghadapi teman bicara dengan bahasa tubuh yang percaya diri).

Ade Truna + Keluarga Sing Tiasa Angkat Ka Ieu Tempat Anu Suci Baitullah

Pria yang sangat sayang pada anak dan istrinya, fokus pada pekerjaan yang digelutinya, serta status facebook-nya yang selalu bermuatan ‘sentilan’ bagi pembacanya tersebut adalah Aa Gyn.

Saat ini Kang Gigin Saepudin atau yang biasa disapa Aa Gyn tengah berada di luar negeri. Ia bareng dengan istrinya sedang menunaikan ibadah umroh.

Kemarin Rabu (08/03) persis saat saya baru menyalakan kembali ponsel pintar Android dan menunggu teman-teman blogger dan media mengambil barang di bagasi bandara Adi Sutjipto, sebuah pesan masuk melalui kotak pesan Facebook.

Isi pesannya singkat tanpa rangkaian kata-kata hanya berupa potret satu halaman buku tulis yang dicoreti dengan tegas berupa susunan kalimat membentuk ungkapan doa dengan isi, “Ade Truna plus keluarga sing tiasa angkat ka ieu tempat anu suci (nyaeta) Baitullah.”

Lebih kurang artinya, “Ade Truna dan Keluarga semoga dapat berangkat ke tempat yang suci ini (yaitu) Baitullah.”

Seketika itu juga saya balas, “Aamiin…. Hatur nuhun.”

Sama saja ternyata hati setiap manusia (saya kira) apabila kita sedang berada di sebuah tempat dan itu jauh dari tempat kita tinggal – misalnya saat di Mekah (seperti Aa Gyn ini) maka ada momentum akan mengingat siapa saja, entah orang terdekatnya atau orang terjauhnya.

Pikiran kita akan menerawang dan saat itu pun akan muncul sosok atau wajah-wajah. Mereka satu per satu melintas di dalam ingatan. Itu sering saya rasakan dan saya pikir, Anda pun merasakan ini. Benar nggak?

Ade Truna + Keluarga Sing Tiasa Angkat Ka Ieu Tempat Anu Suci Baitullah
Seungkap Doa dari Kawan [foto: Gigin Saepudin]
Kang Gigin Saepudin … Hatur nuhun ka na piduana, pribados rumaos bagja kudiduakeun supados tiasa oge ka Mekah ngalaksanakeun ibadah umroh. Teu aya deui nu tiasa pribados kedalkeun kajaba mugia akang sareng sakulawarga salawasna janten kulawarga anu sakinah tur warahmah. Aamiin yaa Rabbal’alamiin … [w2/03_ibd]

2 comments

Tinggalkan Balasan