9 Tips Memiliki Anak Unggulan

Al-qur'an, Berbagi, islam, keluarga, Kesehatan

Individualisme sempat membahas artikel tentang pembekalan pendidikan kemandirian bagi anak. Upaya orangtua dalam membentuk karakter anak yang mandiri dimulai pada interval usia 2 hingga 6 tahun. Namun, tahukah pembaca modal dasar keberhasilan pembentukan karakter anak mandiri ini adalah upaya orangtua dalam membentuk kecerdasan anak sejak masih anak masih berupa janin dalam kandungan. Berdasarkan penelitian, anak-anak dapat dididik sejak masa perkembangan otak dan indera pendengaran janin dalam kandungan. Emosi dan kejiwaan ibu, suara yang terjadi di sekitar ibu, makanan yang dikonsumsi ibu secara signifikan mempengaruhi perkembangan otak anak di dalam kandungan.

Yang berbahaya adalah ibu hamil yang stress. Kondisi ibu stress yang tengah hamil akan melahirkan anak-anak yang bermasalah. Pun dengan asupan gizi ibu hamil yang tidak memadai akan berpengaruh terhadap perkembangan otak janin. Seringkali kita mendengar kabar bahwa musik atau suara tertentu akan mempengaruhi kecerdasan anak sejak dalam kandungan, bukan? Nah, musik saja bisa berimbas seperti itu apalagi bila orangtua atau ibu hamil memperdengarkan ayat-ayat Alquran yang dibaca langsung oleh bumil.

Di dalam Islam, mendidik anak dimulai sejak Anda memilih pasangan hidup. Anda bisa menentukan ingin memiliki karakter anak seperti apa? Bahkan membentuk sifat atau kecerdasan seperti apa yang dikehendaki orangtua bisa dilakukan sejak awal. Ada 9 Tips Memiliki Anak Unggulan sejak masih berupa janin di dalam kandungan.

9 Tips Memiliki Anak Unggulan

Berikut 9 tips mendidik anak sejak dia masih di dalam kandungan.

  1. Harapan orangtua terhadap kelahiran anak sangat berpengaruh terhadap sisi kejiwaan sang jabang bayi. Anak yang diharapkan kelahirannya akan merasa nyaman dengan dirinya, sebaliknya janin yang takdiharapkan kelahirannya -apalagi bila ibu yang mengandungnya pernah berniat menggugurkannya – anak akan merasa taknyaman dan dirinya merasa ditolak. Naudzubillahi min dzalika.
  2. Emosi Ibu akan sangat berpengaruh terhadap emosi anak yang akan lahir kelak. Pembaca, Anda para bumil … jika ingin melahirkan anak yang pandai, kuat dan mandiri disarankan untuk tidak memperbanyak mengeluh atau manja terhadap pasangan atau keluarga Anda. Tentunya Anda tidak ingin memiliki anak yang mudah putus asa, atau gampang mengeluh, bukan? Mulailah untuk selalu berpikir positif dan berperanglah dengan emosi sendiri. Ketahuilah, ibu yang kuat akan melahirkan anak yang juga kuat.
  3. Para bapak supaya menjaga emosi para ibu hamil, termasuk anggota keluarga lainnya. Pertengakaran dan kekecewaan akan berpengaruh terhadap emosi calon bayi yang akan lahir.
  4. Memperdengarkan lantunan ayat-ayat Alquran sejak bulan ke-5 masa kehamilan para ibu dengan begitu bayi akan merasa tenang tidak gelisah.
  5. Berikan usapan dan sentuhan kasih sayang terhadap bayi Anda. Hal ini akan menstimulasi bayi dan mengetahui setiap respon yang dilakukan sang ibu.
  6. Ajaklah berbicara pada bayi Anda. Apabila indera pendengarannya sudah berkembang, sangat memungkinkan sekali bagi sang bayi untuk mendengar apa yang diucapkan sang ibu saat mengajaknya bicara. Prof. Dr. Truby, dokter spesialis anak dan ahli bahasa serta antroplogi dari University of Miami, USA telah membuktikannya lewat penelitian dampak bahasa dan musik pada proses belajar bagi bayi sejak dalam kandungan. Menurutnya, “Bayi dalam kandungan di usia 5 bulan sudah mampu mendengar dengan jelas dan ia mampu pula membuat gerakkan tubuh yang sesuai dengan intonasi serta cara berbicara sang ibu.”
  7. Sang ibu hamil supaya rajin beribadah dan memperbanyak membaca Alquran. Perilaku yang baik seperti ini akan menenangkan jiwa sang bayi.Ibu hamil supaya memperdengarkan ayat-ayat Alquran bagi bayi dalam kandungan
  8. Pilihlah makanan yang halal, bergizi, dan berprotein tinggi saat waktu makan tiba. Hindarilah makanan junk food, makanan instan, kopi. Dan yang paling penting hindarilah asap rokok baik pasif atau aktif.
  9. [BACA JUGA: Orangtua Super Sibuk, Sepuluh Anak-Anaknya Hafidz Alquran]
    Pertimbangkan dengan cermat memilih pasangan hidup. Poin ini ditujukan bagi Anda yang akan berniat memasuki jenjang rumah tangga. Anda bisa mulai mencari tahu riwayat bagaimana calon pasangan Anda dibesarkan dan dididik oleh orangtuanya. Kelak, pasangan Anda akan melakukan hal serupa dengan riwayatnya dulu dibesarkan. Cara yang paling sederhana adalah dengan mengamati saudara-saudaranya alias calon ipar Anda.

Itulah 9 Tips Memiliki Anak Unggulan yang bisa dilakukan saat janin dalam kandungan ibu. Mulailah sering berinteraksi dengan bayi dalam kandungan Anda ya ibu-ibu. Selamat menikmati masa kehamilan …. Semangat!

Sumber: Majalah Nuansa Persada edisi April 2015

Tinggalkan Balasan