Batu Cinta, Situ Patengan dan Ciwidey

Wisata

Kami merupakan sekumpulan mahasiswa yang tengah menuntut ilmu di salah satu perguruan tinggi di Bandung. Pada umumnya dari kami merupakan kaum pendatang. Hanya lima orang dari sebelas dari rombongan wisata yang asli dari Bandung – sisanya dari Purwakarta, Tasikmalaya, Jambi, Padang, Medan serta Bekasi.

Perjalanan ke Ciwidey ini dalam rangka mengisi liburan semester 1. Sebagai anak raperantauan, kami semua sangat tidak betah jika berada di kota lain sebagai pendatang lalu berdiam diri tanpa kegiatan. Salah satunya dengan berwisata ke sini (Ciwidey-red). Berangkat dari daerah Kopo sekira pukul 7 pagi dengan menggunakan enam sepeda motor. Sejam perjalanan kami menyempatkan diri untuk beristirahat di sebuah masjid di daerah Banjaran sambil menikmati nasi kuning yang tidak jauh dari tempat istirahat.

Pukul 9 pagi lebih sedikit, rombongan 6 motor sampai di Ciwidey dan tempat wisata pertama yang kita kunjungi adalah Kawah Putih. Sempat turun hujan, tapi taklama berhenti seakan alam mengerti kalau kami ingin berlibur. Rombongan motor melanjutkan perjalanan untuk putar-putar di sekitar Ciwidey, dan kami menemukan tempat wisata lain, yaitu Situ Patengan. Kami sempat menyewa perahu agar bisa sampai di Batu Cinta yang berada di tengah-tengah Situ. Konon, pengunjung yang berpasangan singgah di Batu Cinta maka cinta mereka akan abadi. Setelah setengah jam berada di Batu Cinta, kami pun bergegas untuk segera pulang.

Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/wisata/2011/07/13/151829/menjelajahi-tempat-wisata-di-ciwidey

One thought on “Batu Cinta, Situ Patengan dan Ciwidey

Tinggalkan Balasan