Sikap Pemaaf untuk Hidup yang Lebih Baik

Berbagi, keluarga, Pendidikan

Memaafkan sama sekali bukan menunjukkan diri kita sebagai sosok yang lemah, sebaliknya memaafkan sebagai bentuk memberdayakan diri. Seseorang yang tidak bisa mengembangkan sikap memaafkan berarti orang tersebut tidak memiliki kemampuan untuk mencintai.

Sikap Pemaaf untuk Hidup yang Lebih Baik

Sikap Pemaaf untuk Hidup yang Lebih Baik
Memaafkan takberarti melupakan atau mengampuni kesalahan, akan tetapi memaafkan membuat keputusan sadar untuk berhenti membenci karena kebencian tidak ada gunanya untuk dipertahankan dalam hidup. Sikap pemaaf ibarat obat yang menyembuhkan, Alan Paton penulis yang juga aktifis anti apartheid pernah menyatakan yang terjemahannya lebih kurang seperti berikut.

“Ada suatu hukum yang tidak bisa ditolak, ketika suatu luka menimpa, kita tidak dapat sembuh bila kita tidak mau memaafkan.” ~ Alan Paton

Menurut penelitian para ilmuwan di Amerika Serikat, membuktikan bahwa orang yang mampu memaafkan mereka akan jauh hidup lebih sehat baik jiwa dan raganya. Karena itu, salah satu perilaku yang harus senantiasa diperbuat agar menjadi pribadi yang sehat yaitu  – sebuah sikap yang mulia dan selalu diamalkan – pemaaf.

Sebagai penutup …

ADE TRUNA SEKELUARGA MENGUCAPKAN:
TAQOBBALALLOHU MINNA WA MINKUM

MOHON MAAF ATAS SEGALA KESALAHAN

SYAWAL 1436 H

Soreang 2015

Sumber artikel Sikap Pemaaf untuk Hidup yang Lebih Baik : Rubrik Keluarga – Majalah Nuansa Persada (April 2015)

Tinggalkan Balasan