Launching Mobile Apps KUDO Indonesia di Bandung

Berbagi, ekonomi, Finansial, Gadget, Teknologi

Kamis siang (03/3) di Cafe Bawean jalan Gandapura Bandung sudah digelar sebuah acara perilisan aplikasi mobile KUDO.

Launching Mobile Apps KUDO Indonesia di Bandung
Launching Mobile Apps KUDO Indonesia di Bandung 3 Maret 2016 [foto: dokpri]
Launching Mobile Apps KUDO lebih tepatnya. Acara inipun merupakan cara lain KUDO dalam mengkampanyekan semangat wirausaha masyarakat Indonesia khususnya warga Bandung.

Di stage sudah tampil dua orang pentolan dari KUDO Indonesia; CEO & Co-Founder KUDO, Albert Lucius dan COO & Co-Founder KUDO, Agung Nugroho. Keduanya saling mengisi dengan menjelaskan seputar Aplikasi Mobile KUDO yang hari itu dirilis.

Dijelaskan bahwa mulai saat ini, siapa saja bisa menjadi pengusaha dengan menjadi Agen KUDO. Cukup dengan mengunduh aplikasi KUDO di Apps Store atau Playstore melalui smartphone.

Menjadi Agen KUDO Hanya Bermodalkan Ponsel Pintar

Setelah aplikasi diunduh lewat ponsel pintar, maka kita bisa langsung berjualan semua produk yang terdapat di lapak KUDO. Mulai dari tetangga kiri dan kanan sampai dengan pelosok. Jadi siapa saja yang berniat untuk berjualan kini takperlu membuka warung atau toko namun cukup bermodalkan ponsel pintar.

Albert Lucius menyebutkan, “KUDO itu kan Kios Untuk Dagang Online. Konsepnya benar-benar baru di emerging market. KUDO berusaha untuk membawa e-Commerce ke Indonesia dengan menyasar masyarakatnya yang masih gaptek, belum berani belanja online dan masih tidak mengerti, ‘belanja online itu seperti apa?'”

Lebih lanjut pria berkacamata minus ini menjelaskan, “Konsep ini dibawa kemasyarakat melalui para Agen KUDO. Mereka (agen KUDO-red) dibekali aplikasi yang telah diunduhnya.”

Praktisnya, seorang agen KUDO menawarkan semua produk dan jasa yang terdapat di dalam Aplikasi Kudo tersebut. Ada sekitar 5 hingga 6 juta barang yang bisa dijual oleh seorang Agen KUDO.

Launching Mobile Apps KUDO Indonesia di Bandung

Dengan target mencetak 1 juta pengusaha baru, KUDO merasa optimis dan terus mengupayakan agar hal ini bisa tercapai. Sebuah angka yang rasional mengingat jumlah penduduk Indonesia hingga akhir tahun 2015 saja telah mencapai 255.461.686 jiwa. Kasarnya, seorang agen KUDO berpotensi melayani 256 pelanggan.

Gimana masih mikir menjadi pebisnis? Yuk Jadi Pengusaha seperti saya?!


Sumber rujukan: ilo.org/wcmsp5/groups/public/@asia/@ro-bangkok/@ilo-jakarta/documents/presentation/wcms_346599.pdf

3 comments

Tinggalkan Balasan