Aku Merokok Sejak SMP

Berbagi

Saya perokok sejak kelas 1 SMP, sedangkan masa-masa SMA adalah titik puncaknya saya memasuki β€˜area adiktif’ sebagai perokok. Bahkan, temanku agak sinis, “pagi2 bukannya sarapan nasi/bubur eh malah teh manis dan Marlb*r*….(maksudku sinis, karena dia perokok yg jarang2, tidak/bukan kelas addict). Alhamdulillah moment itu tiba; tahun 1996 saya semester 5 kala itu berhenti merokok.

Beberapa tahun kemudian temanku yang saat itu sinis, ngomong lagi,”…hmmm de, ingin berhenti merokok gimana, ya? sambil menghisap rokok yang hampir jadi puntung. Saya lantas menjawab, “Gampang banget, kok…tinggal berhenti…maka langsung berhenti.”
Itu dulu yang saya alami seperti itu, entah kalo sodara blogger *jadi kepingin sama2 menantikan mimpinya masbro datang…:) =CHEERS!=

Tulisan kali ini merupakan komentar saya pada artikelnya masbro kemaren pagi. Beberapa saat kemudian, saya tengok blognya masbro. Beliau membalas.

Masbro menjawab@Mas Adecheeruna : Merokok sejak kelas satu smp? Wah, saya umur segitu masih batuk batuk mas kalo merokok. Puh, nuakal berarti sampean iki, hihi.

Saya juga gitu Mas. Hari saya mulai dengan minum yang manis2 (biasanya sih kopi), trus jresss..menyalakan sebatang rokok. Pikiran saya sudah kadung membentuk sebuah definisi bahwa inilah yang dinamakan nikmat.

Tentang solusi yang sampean tawarkan, berhenti ya tinggal berhenti, saya juga pernah mencobanya.
Pada 2008 saya pernah mandeg ndeg wes, gak merokok karena pengen aja. Ternyata cuma bisa bertahan kurang dari 60 hari. Tapi itu masuk catatan terhebat dalam hidup saya, haha..

Makasih ya mas, udah berbagi cerita. Senang sekali membacanya, bener2 menikmati ceritanya.

Salam hangat Mas;[Masbro]

Terakhir, ingat merokok dapat mengganggu ‘kantong’ saku kita…. :mrgreen: Seperti mas bro; Salam hangat pembaca…[]

28 comments

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.