Categories
Berbagi

Kolonel Gaddafi Senang Berkemah

Siapa yang tak mengenal Muammar Gaddafi? Sosok lelaki tegap yang dijuluki “Singa Tua” asal Libya adalah pemimpin yang paling lama mengatur dan memimpin pemerintahan di Afrika dan dunia Arab, beliau memerintah Libya sejak dia berhasil menggulingkan Raja Idris I dalam kudeta tak berdarah pada usianya yang ke-27.

Sosok yang terkenal flamboyan dan memiliki cita-rasa atau selera berpakaian yang sangat menawan, Gaddafi pun dinilai sebagai pemain politik yang cakap, dan terbilang cepat membawa negaranya keluar dari isolasi diplomatik. Namuuuuun….

Kali ini Gaddafi dinilai berbeda oleh negara-negara lain bahkan dia mendapatkan kecaman internasional tak terkecuali Dewan Keamanan PBB. PBB mengutuk Gaddafi karena telah menggunakan kekuatan bersenjata dalam memerangi pengunjuk rasa anti pemerintah. Sekitar 300 orang yang tewas akibat penggunaan kekuatan senjata oleh petugas keamanan Libia. Begitupun dengan negara Amerika, Cina, dan Inggris kelabakan menanggapi ulah Gaddafi terkait warga negara asal yang sedang berada di Libya.

Gaddafi kau ternyatah….

Sudahlah, sekarang mah kita ulas sisi lain, unik yang dimiliki Muammar Gaddafi. Yaitu berkemah a la Badui (suku asli di Afrika). Benar sekali, Gaddafi senang sekali mendirikan tenda kemana dia bertempat pada suatu negara lain. Itu sudah dilakukan sejak lama. Paling tidak menurut catatan sejak tahun 2003 kebiasaannya ini sudah dilakukannya.

Berikut catatan dari tahun ke tahun Gaddafi dan tenda mewahnya di berbagai negara.

28 Februari 2003:

Sang Kolonel begitu tiba di Sharm el-Sheik, Mesir… Langsung mendirikan tenda.

tentTuris mengambil gambar dari tenda Gaddafi sebelum Gaddafi datang di Sharm el-Sheik, Mesir.

31 Maret 2009:

Presiden Venezuela, Hugo Chavez, bercengerama akrab dengan Gaddafi sebelum memulai pertemuan puncak hubungan dipomatik di Doha, Qatar.

tentHugo Chavez, duduk dengan Gaddafi… Kira² ngomongin apa mereka ya 🙄

27 April 2004:

Kepala Kebijakan luar negeri Uni Eropa, Javier Solana terlibat pembicaraan dengan Gaddafi selama pertemuan di tenda khas Badui di Brussels.

tentWoi mas yang berdasi!!! Duduk ngapain berdiri di situ :mrgreen:

29 Mei 2007:

Saat bertemu dengan Tony Blair, kali ini tenda didirikan Sirte, Libya.

tentWah lagi bete keknya si om kolonel… cheer dong, liat tuh om Blair 8)

9 Juni 2009:

Tenda berada di lahan tua abad ke-17, tepatnya di Villa Doria Pamphili di Roma.

tentHingga lampu taman pun diperhatikan keindahannya… 💡

23 Sep 2009:

Muammar Gaddafi ke Amerika guna menghadiri hajat PBB, beliau menyempatkan singgah dan membangun kemah diperkebunan lahan real estate.

tentTenda khas a la Badui yang dibawa Gaddafi’ di lahan real estate miliki Donald Trump, lengkap dengan sarana komunikasi via satelit….wis pokoke moderen ren!

tentGambar satelit tenda Gaddafi saat di Amerika

1 November 2008:

Saat panggang²an aka barbecue-an, Gaddafi membangun tendanya di sebuah taman Kremlin di Moskow.

tentWidiiih, hangatnyaaa 😯

6 November 2008:

Muammar Gaddafi saat mengadakan konferensi pers di tendanya di Kiev.

tentEmmmm menurutku Nurdin harus “DIMESIRKAN” 🙄

Semua sumber Gambar:http://static.guim.co.uk/

Bagaimana, seru nggak? Ada² saja ya kelakuan orang² yang katanya penguasa…Gampang saja kalau punya hobi dan melaksanakannya… Kira² sudahkah Anda mewujudkan kesenangan atau hobinya? Ayo share di sini []

By adetruna.kerja@gmail.com

Saya admin blog ini - fyi, saya pedagang madu online. Tinggal di Soreang, driver 1k km Datsun Risers Expedition etape 2 Sulawesi, penyuka buah duren & nangka. Di 2018 ini saya tengah menjadi Penggerak Bukalapak wilayah Kabupaten Bandung.

21 replies on “Kolonel Gaddafi Senang Berkemah”

bbrp media dunia mensinyalir tak bakalan lama lagi singgasana kekuasaan singa tua akan runtuh, kita liat saja…

Pada Rab, 02 Mar 2011 22:55 ICT

[…] Pemimpin yang bijak senantiasa mementingkan korelasi antara cara pandangnya dengan realitas lingkungannya. Bila perlu ‘turun gunung’… Bergaul, berbaur dengan masyarakat di bawahnya. Di samping untuk mengukur kenyataan juga agar mampu menentukan pilihan kebijakan yang akan digulirkan. O ia … saya menulis sebenar-benarnya dari ‘kacamata’ seorang pegawai–tentunya, resiko seorang pegawai, menerima pergerakannya dipagari dengan batasan-batasan aturan. Aturan yang sudah benar-benar dipertimbangkan secara matang. Pemimpin kita telah membuat aturan sedemikian teliti dan proporsional. Win-win solution … sama-sama untung. […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *