Jadi Salmanita yang solihah ya, nak. Amin…

Kemarin pulang kerja larut malam. Sepanjang jalan hujan, jalan bolong-bolong, dingin sekali. Pulang ke rumah tidak lantas tidur. Risya, istriku, sudah tidur tapi si Salma, anak pertamaku, masih saja duduk sendiri di samping tempat tidur kami. Ibunya, terusik hingga bangun, akhirnya. Dia segera menyiapkan teh hangat, buatku, suaminya. Makan malam pun disajikan setelah aku menjawab […]

Continue Reading